SerambiIndonesia/

Harga Emas Rp 1,8 Juta per Mayam

Harga perhiasan emas selama dua pekan terakhir di sejumlah pedagang di pasar Sigli mengalami lonjakan, dari biasanya Rp 1,7 juta

Harga Emas Rp 1,8 Juta per Mayam
Harga emas yang tinggi saat ini dimanfaatkan masyarakat untuk menjualnya di salah satu toko emas di Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh, Rabu (15/6). SERAMBI/MAWADDATUL HUSNA 

SIGLI - Harga perhiasan emas selama dua pekan terakhir di sejumlah pedagang di pasar Sigli mengalami lonjakan, dari biasanya Rp 1,7 juta kini menjadi Rp 1.870.000/mayam. Naiknya harga logam mulia itu dipengaruhi oleh gejolak politik dunia, terutama berkaitan memanasnya kondisi antara negara adidaya Amerika Serikat dengan Korea Utara terkait dengan persoalan senjata nuklir serta kondisi krisis kemanusian di Rohingya, Myanmar.

“Kondisi politik internasional dan regional sangat menentukan harga emas,” kata HM Ali (56), salah seorang pedagang emas di pusat Kota Sigli, Pidie, Jumat (8/9).

Terhitung sejak Kamis 31 Agustus lalu, kata dia, harga emas terus melonjak dari Rp 1,7 juta menjadi Rp 1.870.000. Meski demikian, harga emas juga bakal turun kembali jika suhu perpolitikan dunia normal. Namun, jika kondisi tidak menentu, maka tetap memberi dampak pada lonjakan harga emas.

Diakui, sejak naiknya harga emas dalam dua pekan terakhir, umumnya warga cenderung menjual kembali. Setiap hari tingkat penjualan antara 30-40 mayam. “Sementara yang membeli hanya dalam kisaran 10 mayam setiap hari,” tukasnya.(c43)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help