SerambiIndonesia/

Mahasiswa Aceh di IPB Luncurkan Buku "Aceh (tidak) Hitam Putih"

Ide penerbitan buku Aceh (tidak) Hitam Putih bermula dari diskusi dengan beberapa teman yang aktif menulis di berbagai media.

Mahasiswa Aceh di IPB Luncurkan Buku
TRIBUN BALI
Ilustrasi 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Mahasiswa Aceh yang sedang menjalani program pascasarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) menerbitkan buku berjudul "Aceh (tidak) Hitam Putih."

Buku itu diluncurkan di Hutan Konservasi Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/9/2017).

Hadir dalam acara itu, Ir Razali AR MSi, Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) PDT, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi.

Buku "Aceh (tidak) Hitam Putih" ini merupakan bentuk gagasan riil dari anak muda dan mahasiswa pasca dalam menyumbangkan pemikiran untuk pembangunan daerah juga negara," kata Razali.

Razali pernah menjabat Ketua Ikatan Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (IKAMAPA) Bogor periode 1993-1994.

(Baca: Sesi Pertama Tes CPNS Kemenkumhan Diikuti 310 Orang, Yang Lulus Cuma Segini, Wah!)

Mantan Plt Bupati Singkil ini juga menyebutkan secemerlang apapun ide dan gagasan akan sulit diakses oleh pengambil kebijakan jika tidak dibukukan.

(Baca: Beredar Broadcast Tilang E-CCTV di Banda Aceh, Polda: Itu Hoax)

Ketua IKAMAPA Husaini Yusuf mengatakan, ide penerbitan buku Aceh (tidak) Hitam Putih bermula dari diskusi dengan beberapa teman yang aktif menulis di berbagai media. Buku tersebut membicarakan tentang potensi Aceh secara keseluruhan.

(Baca: Gubernur Aceh Surati Dubes Myanmar)

"Buku tersebut mengulas tentang potensi yang dimiliki Aceh, mulai hitam putihnya ekonomi dan pembangunan Aceh pasca konflik dan tsunami, hitam putihnya potensi sumberdaya alam Aceh (pertanian, perikanan dan kelautan, perkebunan, peternakan dan lingkungan hidup) dan hitam putihnya dinamika sosial, politik dan kebudayaan Aceh secara global," kata Husaini Yusuf yang juga mahasiswa pascasarjana Sosiologi Pedesaan IPB.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help