Kamis, 16 April 2026

Calo Tes CPNS dan Penembak di Atas Kuda

Hari pertama digelarnya ujian dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), lebih kurang sebanyak 1.225 orang mengikutinya

Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBI/SUBUR DANI
Peserta CPNS jalur S1 Kanwil Kemenkumham mendengar arahan sebelum mengikuti ujain berbasis Computer Assisted Test (CAT) di kampus Abulyatama, Aceh Besar, Senin (11/9/2017). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sejak Senin (11/9/2017), seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) jalur S1 Kanwil Kemenkumham Aceh, mulai bergulir.

Ujian dengan sistem komputerisasi pun digelar, di kampus Abulyatama, Aceh Besar.

Seribuan lebih peserta mulai beradu kompetensi, mereka mengulik 100 soal di layar monitor dalam waktu 90 menit.

Para calon abdi negara itu harus mencapai passing grade sebanyak 298, jika tidak, maka harapan tersebut pupus.

Hari pertama digelarnya ujian dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), lebih kurang sebanyak 1.225 orang mengikutinya.

Baca: VIDEO: Mau Ikut Ujian CPNS Kemenkum HAM, Lihat Dulu Video Ini

Dari total itu, hanya 45 orang yang mampu memenuhi passing grade, selebihnya gugur dan tertutup peluang ke tahap berikutnya.

Kepala Kantor Regional (Kakanreg) XIII Badan Kepegawaian Negara (BPN) Banda Aceh, Makmur Ibrahim SH Mhum, mengatakan, ujian CAT memang benar-benar menguji kompetensi setiap peserta CPNS.

“Ini betul-betul ujian, tidak bisa mencontek, tidak bisa tanya-tanya, karena soalnnya berbeda nggak ada yang sama. Jadi, yang menentukan adalah kompetensi masing-masing peserta, kalau memang bisa menjawab ya alhamdulillah,” kata Makmur.

Ia juga mengatakan, ujian dengan sistem CAT juga sangat transparan.

Baca: Di Simeulue, CPNS tidak Boleh Pindah Sebelum Mengabdi 12 Tahun

Karena hasil ujian bisa langsung dipantau oleh si peserta, keluarga atau teman peserta melalui layar real time di lokasi tes.

“Begitu habis 90 menit, langsung keluar berapa passing grade yang diperoleh. Nilainya itu nggak bisa diubah-ubah, siapapun nggak bisa ubah, memang murni hasil apa yang dijawab oleh si peserta,” kata Makmur.

Oleh karena itu, Makmur mengatakan, jangan pernah percaya jika ada orang atau oknum tertentu yang mengaku bisa membantu atau mengurus untuk kelulusan CPNS.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved