SerambiIndonesia/

Seberangkan TBS Sawit Gunakan Rakit Pisang, Pemuda Peunaron Ditemukan Meninggal

Korban hanyut saat berusaha menyeberangkan tandan buah segar (TBS) sawit dari kebunnya melalui sungai tersebut.

Seberangkan TBS Sawit Gunakan Rakit Pisang, Pemuda Peunaron Ditemukan Meninggal
ILustrasi 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Septiaji Rafsanjani (24), pemuda dari Dusun Sumber Agung, Gampong Bukit Tiga, Kecamatan Peunaron Aceh Timur, meninggal dunia setelah hanyut dan tenggelam di sungai DK III gampong setempat, Senin (11/9/2017), sekitar pukul 12.00 WIB.

Korban hanyut saat berusaha menyeberangkan tandan buah segar (TBS) sawit dari kebunnya melalui sungai tersebut.

"Korban ditemukan 2,5 jam setelah hanyut dan tenggelam. Kemudian, kita bawa ke Puskesmas dan dokter menyatakan korban telah meninggal dunia," ungkap Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, melalui Kapolsek Peunaron, Iptu Tony Irwan Sinaga, Selasa (12/9/2017).

Baca: Pemuda Medan Tenggelam di Laut Lhoknga, Ini yang Sempat Dilakukan 3 Temannya

Tony mengatakan, insiden berujung maut itu berawal, Senin pukul 09.00 WIB, korban bersama sepupunya Bangun Subakti (21) pergi ke kebun milik orang tuanya untuk memanen sawit di seberang sungai DK III di gampong setempat.

Karena daerah ini diguyur hujan beberapa hari terakhir, ungkap Tony, menyebabkan arus sungai setempat meluap.

"Karena arus sungai terus meningkat. Mereka bergegas membuat rakit pisang untuk menyeberangkan tbs sawit yang dipanen. Namun, naas saat diseberangkan korban (Septiaji Rafsanjani) diduga kelelahan, kemudian ia hanyut dan tenggelam dibawa arus," ungkap Tony.

Baca: Satu Pemancing Tenggelam, Dua Orang Berhasil Diselamatkan, Ini Penyebabnya

Sedangkan sepupu korban, Bangun Subakti, sambung Tony, berusaha menyelamatkan diri.

Bangun Subakti selamat dan langsung memberitahukan kepada warga setempat tentang kejadian tersebut. Kemudian, warga beramai-ramai datang ke lokasi untuk membantu mencari korban.

"Korban ditemukan pukul 14.30 WIB Senin sore dengan jarak 8 meter dari lokasi kejadian. Kemudian korban langsung dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa, namun petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia," ungkap Tony. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help