SerambiIndonesia/

Sejumlah Ruas Jalan di Aceh Tengah Tertimbun Longsor, Bongkahan Batu Jatuh ke Jalan, Ini Penyebabnya

Memang air masuk hanya sekitar 20 hingga 30 sentimeter. Tapi tadi malam, kita minta warga untuk tetap berjaga-jaga

Sejumlah Ruas Jalan di Aceh Tengah Tertimbun Longsor, Bongkahan Batu Jatuh ke Jalan, Ini Penyebabnya
 Alat sedang menyingkirkan bongkahan batu yang menutup ruas jalan menuju objek wisata Pantang Terong, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.  

Laporan Mahyadi | Takengon

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Tingginya curah hujan sejak beberapa pekan terakhir, menyebabkan terjadinya tanah longsor di sejumlah titik di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Hujan yang mengguyur sejak Senin (11/9) siang hingga tadi malam, menyebabkan ruas Jalan Takengon-Bintang, sempat terputus lantaran jatuhnya bongkahan batu ke badan jalan.

Bukan hanya itu, longsoran juga terjadi di ruas jalan objek wisata Pantan Terong, serta di kawasan Pantan Jerik, Kecamatan Kute Panang, kabupaten setempat.

Baca: Pemerintah Aceh Bantu Korban Longsor di Aceh Tengah, Ini Jenis Bantuannya

Terdapat, dua titik longsoran di kawasan Pantan Jerik, hingga memutuskan akses total jalan penghubung antarkecamatan.

“Kalau jalan Takengon-Bintang, sudah langsung dibersihkan sejak tadi pagi. Untu saat ini, aksesnya sudah kembali lancar. Begitu juga dengan bongkahan batu yang kemarin, sempat jatuh di jalan menuju Pantan Terong dan sudah dibersihkan,” kata Kepala BPBD Aceh Tengah, Thamrin Elasri kepada Serambinews.com, Selasa (12/9).

Dia mengatakan, dampak hujan yang terjadi terus menerus sejak beberapa hari terakhir.

Baca: Hari Ini, BPBD Aceh Tengah Bersihkan Jalan Kuyun, Material Longsor Tutup Sebagian Jalan

Karena menyebabkan meluapnya aliran air di kawasan Kampung Linung, Kecamatan Bintang, sehingga sempat merendam beberapa rumah warga di daerah itu.

“Memang air masuk hanya sekitar 20 hingga 30 sentimeter. Tapi tadi malam, kita minta warga untuk tetap berjaga-jaga. Sekarang, airnya sudah susut,” terang Thamrin. (*)

Penulis: Mahyadi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help