SerambiIndonesia/

Kasus Pembunuhan Anak Pejabat Abdya Disidangkan

Kasus pembunuhan dua anak dan ibu mertua pejabat Aceh Barat Dayah (Abdya), Selasa (12/9), disidangkan

Kasus Pembunuhan Anak Pejabat Abdya Disidangkan
TIM kepolisian saat menangkap Edi Syahputra (27) di kediamannya, Kampung Lemah Burbana, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (18/5) malam. 

Singkat cerita, pembantaian itu dilakukan terdakwa karena aksinya kepergok Hj Winarlis yang pada saat itu langsung meneriaki maling. Terdakwa yang sudah dalam rumah mengejar Hj Winarlis sambil mengeluarkan pisau yang diselipkan di pinggangnya dan kemudian langsung menusuk ke dada dan perut Hj Winarlis hingga korban terjatuh ke lantai dengan posisi telentang.

“Setelah menusuk Hj Winarlis, terdakwa melihat Fachrul Razy terbangun dari tidur dan meneriaki maling. Lalu, terdakwa pun mengejar korban (Fachrul -red) dan menusuk tubuhnya beberapa kali,” ungkap Jaksa.

Kemudian, korban ketiga yaitu Habibi Askar juga terbangun dari tidur dan “berteriak mak oii.” Karena itu, terdakwa langsung menghampiri korban yang duduk setelah terbangun dari tidur dan kemudian menusuk tubuhnya empat kali menggunakan pisau yang sama. “Walau sadar yang dihadapinya anak kecil, tapi terdakwa tetap menusuk korban Habibi,” ungkap JPU.

Setelah melihat ketiga korban sudah tak bernyawa lagi, lanjut JPU, terdakwa menyelipkan kembali pisau yang digunakan untuk membunuh itu di pinggangnya. Selanjutnya, terdakwa membuka pintu samping rumah tersebut dan kemudian mengeluarkan sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam merah. Sesampai di luar rumah, terdakwa berusaha menghidupkan sepeda motor tersebut, namun tidak berhasil.

“Setelah ke kamar mandi, terdakwa mengunci pintu rumah tersebut dengan membawa serta kuncinya dan kemudian ia pulang ke rumah kakaknya di Blangraja, Kecamatan Babahrot,” pungkas Jaksa. Akibat perbuatannya, JPU menilai, terdakwa melanggar Pasal 76 huruf C juncto Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Terdakwa tak membantah semua dakwaan jaksa. Setelah mendengar pembacaan materi dakwaan, majelis hakim menutup sidang tersebut dan akan dilanjutkan kembali Selasa (26/9) mendatang dengan agenda mendengar keterangan saksi. (tz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help