SerambiIndonesia/

PPP Kubu Djan Masih Godok Cabup Aceh Selatan

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh Selatan kubu Djan Faridz

PPP Kubu Djan Masih Godok Cabup Aceh Selatan

BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh Selatan kubu Djan Faridz hingga saat ini masih mengodok nama bakal calon (balon) yang sudah melapor untuk meminta dukungan partai tersebut jelang Pilkada 2018. Setidaknya ada tiga nama yang sudah merapat ke PPP yaitu, H Mirwan, HT Sama Indra, dan H Azwir.

Ketua DPC PPP Aceh Selatan, H Ridwan MAS SAg mengatakan, saat ini pihaknya masih membuka diri bagi calon lain yang ingin maju melalui PPP. Penerimaan calon dibuka hingga sepekan ke depan. Setelah itu, pihaknya akan melakukan penjaringan melalui rapat pimpinan ditingkat kabupaten untuk menentukan satu nama sebelum diajukan ke provinsi.

“Saat ini ada beberapa calon yang sudah melapor dan ini sedang kita godok ditingkat kabupaten sekalian kita minta pendapat dengan pengurus provinsi,” kata Ridwan didampingi Ketua DPW PPP Aceh kubu Djan Faridz, Drs Tgk H Moch Faisal Amin kepada Serambi, Rabu (13/9) di Kantor DPW PPP Aceh, Jalan Syiah Kuala, Banda Aceh.

Selain menerima ‘lamaran’ dari kandidat nonkader, Ridwan juga menyampaikan bahwa PPP juga mengajukan kader sendiri, yaitu Muhibbussubri SAg, anggota DPRA dari Fraksi PPP. Namun penetapan balon bupati Aceh Selatan yang akan diusung PPP nantinya tetap melalui pertimbangan dari provinsi.

“Kita DPW menginginkan kader internal untuk diperjuangkan dulu. Jika setelah beberapa pertimbangan kader internal tidak bisa, maka baru kita upayakan calon dari partai lain yang sudah sepakat (berkoalisi) dengan kita. Kalau ada kader internal, maka kita akan perjuangkan kader internal dululah,” timpal Faisal Amin.

Pada Pilkada 2018, PPP memang belum bisa mengajukan calon sendiri karena tidak memiliki cukup kursi di DPRK. PPP hanya memiliki tiga kursi di parlemen, kurang dua kursi dari yang ditetapkan KIP sebagai syarat pengajuan calon. Untuk bisa mengajukan calon, maka partai berlambang kakbah ini harus berkoalisi dengan partai lain.

“Saat ini kami sedang melakukan komunikasi dengan semua partai, yang sudah intens dengan PKPI,” kata Ridwan. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) memiliki empat kursi di DPRK. Apabila dua partai ini bersatu, maka jumlah kursi syarat pengajuan calon sudah melebihi dari target.(mas)

Editor: bakri
Sumber: Sinyal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help