SerambiIndonesia/

Dukung Wisata Halal, Sopir Rental Dilatih Pelayanan

Ketua DPD Asperkindo Aceh, Supriadi mengatakan, supir rental merupakan ujung tombak pelayanan terhadap wisatawan yang datang ke Aceh.

Dukung Wisata Halal, Sopir Rental Dilatih Pelayanan
wisata halal 

Laporan Nurul Hayati | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Guna mendukung wisata halal, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Aceh, mengadakan pelatihan peningkatan pelayanan sopir mobil rental.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Permata Hati, Gampong Tanjong, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar baru-baru ini tersebut diikuti 46 perusahaan rental mobil Banda Aceh yang bernaung di bawah anggota Asosiasi Perusahaan Rental Kendaraan Indonesia (Asperkindo) Aceh.

Baca: 60 Tour guide Aceh Dilatih Wisata Halal

Ketua DPD Asperkindo Aceh, Supriadi mengatakan, sopir rental merupakan ujung tombak pelayanan terhadap wisatawan yang datang ke Aceh.

Hal itu, menurutnya berhubungan erat dengan upaya pemerintah dalam mempertahankan prestasi Aceh sebagai destinasi wisata halal terbaik tingkat dunia.

“Pelatihan ini dikuti oleh 60 orang sopir yang setiap harinya berhadapan dengan wisatawam yang berkunjung ke Aceh. Mereka adalah ujung tombak dari pelayanan terhadap wisatawan. Dengan pelatihan ini kita harapkan sopir-sopir dari perusahan rental semakin ramah dalam pelayanan,” kata Supriadi.

Baca: Merawat ‘Wisata Halal’ Aceh

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Usaha Pariwisata dan Kelembagaan (PUP&K) Disbudpar Aceh, Drs Amiruddin MSi membeberkan keluhan wisatawan yang menjadi perhatian pihak dinas.

Amiruddin mengingatkan, Aceh sebagai pemegang label distinasi wisata halal tingkat internasional, harus berupaya keras untuk meningkatkan pelayanan terhadap wisatawan yang berkunjung ke Aceh.

Menurutnya, kesalahan fatal yang dilakukan sebagian sopir di Aceh selama ini adalah tidak melakukan pelayanan yang sesuai konsep destinasi wisata halal tersebut.

Baca: Dukung Wisata Halal, Bandara SIM Aceh Buka 3 Rute Baru

“Banyak wisatawan yang mengeluh, mengapa sopir tidak berhenti di musalla atau masjid terdekat ketika waktu shalat telah tiba. Kadang malah wisatawan yang minta berhenti shalat duluan, si supir malah tidak shalat, dia menunggu di kendaraannya. Jadi saya harap, kepada sopir-sopir mobil rental ketika sudah masuk waktu shalat, supir memberitahukan dan menawarkan kepada setiap wisatawan untuk melakukan ibadah shalat,” pungkas Amir.

Ya, pilihan sarana transportasi merupakan penunjang yang turut menentukan pengalaman berwisata. (*)

Penulis: Nurul Hayati
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help