SerambiIndonesia/

Ekonomi Aceh tak Lagi Darurah

"Sekarang tidak boleh lagi bertransaksi pada bank konvensional karena sudah ada perbankan syariah," ujar Farid Wajdi Ibrahim.

Ekonomi Aceh tak Lagi Darurah
Farid Wajdi .
Laporan Jalimin | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA mengatakan sistem perbankan di Aceh tidak lagi berlaku hukum darurah (darurat) karena banyak perbankan yang beroperasi di Aceh dengan sistem syariah.
Untuk itu nasabah perbankan di Aceh tidak boleh lagi menyimpan uang di perbankan konvensional.
"Sekarang tidak boleh lagi bertransaksi pada bank konvensional karena sudah ada perbankan syariah," ujar Farid Wajdi Ibrahim.
Hal itu dikatakan Prof Farid Wajdi Ibrahim dalam Seminar Nasional‎ "Memahami Hakikat Muamalah dalam Sistem Perbankan ‎Syariah" kerja sama‎ Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) - Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry, Kamis (28/9/2017) di Aula Lantai III Gedung ‎Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh‎.
Seminar itu menghadirkan pemateri Prof Dr H Farid Wajdi Ibrahim MA (Rektor UIN Ar-Raniry)‎, Ahmad Ifham Sholihin‎ (Pakar Perbankan Syariah Nasional), Achmad Wijaya Putra (Kepala Kantor OJK Provinsi Aceh)‎ dan Tgk H Faisal Ali (Wakil Ketua MPU Provinsi Aceh)‎‎.
''Bertransaksilah di bank syariah, karena di Aceh banyak bank Syariah. Kalaupun operasionalnya belum syariah, itu menjadi tanggungjawab bank itu sendiri," ujar Farid. (*)
Penulis: Jalimin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help