SerambiIndonesia/
Home »

Opini

Kupi Beungoh

Abusyik, Lihatlah Reubee, Keumala, Gigieng, Di Sana Banyak Jejak Sejarah

Lihatlah Reubee, Garot, Keumala, Lamlo, Gigieng, dan lain lain, di mana generasi sekarang buta pengetahuan akan kampungnya sendiri.

Abusyik, Lihatlah Reubee, Keumala, Gigieng, Di Sana Banyak Jejak Sejarah
Tarmizi A Hamid 

Menyangkut peninggalan yang tidak terurus, banyaknya manuskrip (naskah kuno) tidak terdata pada kepemilikan masyarakat. Yang paling miris adalah para makam makam kuno dan strukturnya, termasuk nisan yang tidak terpelihara.

Lihatlah contoh makam seorang Ratu Negara, isteri dari Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam, Putroe Tsani yang terabaikan di Gampong Reuntoh, Delima, Pidie, Daboh, Delima.

(Baca: Melihat Makam Putroe Tsani, Permaisuri Sultan Iskandar Muda, Kondisinya Menyedihkan)

Kondisi makam sang putri ini, seakan menafikan sejarah bahwa Sultan Iskandar Muda begitu terkenal pada masanya.

Lihat juga kondisi makam ayahanda dari Putroe Tsani (mertua Sultan Iskandar Muda), yaitu Teungku Chik Di Reubee (Syiekh Daim/Daeng Mansur) di Gampong Raya, Delima, Kabupaten Pidie.

Begitu juga dengan situs situs makam lainnya seperti di Ujong Langgoe, Pidie, Kampong Pukat, Pidie.
Kemudian Makam Tengku Raja Muda Ben Dalam di Gampong Labui, Pidie. Makam-makam bersejarah di Gampong Lueng Guci Rumpong, Peukan Baro, Pidie,

Makam Abu Chik Badai Dan M. Daud di Tanjung, Delima, Pidie.
Kuburan Tgk Syik Mata Ie Pulo Drien, di Mutiara, Makam Tengku Seunayan di Gampong Lueng Guci Rumpong, Peukan Baro, Pidie.

Makam tentara Kerajaan Aceh Darussalam, di Gampong Blang Paseh, Kota Sigli, Pidie, Kramat Luar, Kota Sigli.

Makam Tengju Air Chan di Gampong Ujong Langgoe, Pidie, dan masih banyak yang lain, baik yang sudah terdata oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Aceh - Sumut maupun yang belum terdata, tapi peta dan lokasi sudah kita ketahui.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help