SerambiIndonesia/

Tafakur

Waktu Berharga

Barangsiapa yang shalat Isya berjamaah, maka seakan-akan dia telah shalat setengah malam

Waktu Berharga

Oleh: Jarjani Usman

“Barangsiapa yang shalat Isya berjamaah, maka seakan-akan dia telah shalat setengah malam. Dan barang siapa shalat Subuh berjamaah, maka seakan-akan dia telah melaksanakan Shalat malam satu malam penuh” (HR. Muslim).

Sungguh beruntung orang-orang yang mampu memanfaatkan waktunya untuk melakukan hal-hal yang berharga. Namun tentunya cara orang menilai waktunya berharga berbeda-beda. Sebahagian orang menilai waktunya berharga bila mampu menghasilkan uang banyak, sebahagian yang lain meyakininya berharga bila mampu memanfaatkannya untuk beribadah dan berbuat kebaikan lainnya.

Kiranya cara pandang pertama tidak seluruhnya salah, karena siapapun membutuhkan uang dan harta dalam hidup di dunia ini. Harta juga bisa digunakan untuk melaksanakan ibadah. Namun yang dilarang bila mengutamakan harta dengan menghalalkan segala cara. Cara pandang kedua sangatlah tepat, terutama bagi orang-orang beriman. Diingatkan bahwa bila mengharapkan akhirat, akan mendapatkan kedua-duanya: dunia dan akhirat. Sedangkan bila mengharapkan dunia saja (seperti harta), hanya akan mendapatkan satu, yaitu dunia saja.

Bila secara rutin mampu melaksanakan shalat berjamaah, misalnya, dijanjikan akan memperoleh pahala yang berlipatganda. Apalagi shalat Isya dan shalat Subuh berjamaah, yang amat berat dilakukan oleh orang-orang kebanyakan. Meskipun demikian berharganya waktu bila digunakan untuk shalat berjamaah, banyak di antara kita suka mengabaikannya.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help