SerambiIndonesia/

KIP: Kalau Dipandang Patut Diberhentikan Sementara, Kenapa tidak?

Hanya saja, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan KPU RI setelah melakukan rapat pleno.

KIP: Kalau Dipandang Patut Diberhentikan Sementara, Kenapa tidak?
Robby Syahputra 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Komisioner KIP Aceh, Robby Saputra menyampaikan dirinya tidak mempersoalkan DPRA meminta pelaksanaan UU Pemilu ditunda sementara.

Hanya saja, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan KPU RI setelah melakukan rapat pleno. Menurutnya, pola-pola seperti itu sudah pernah terjadi pada Pilkada sebelumnya.

“Kalau dipandang patut diberhentikan sementara kenapa tidak? Karena dulu pernah juga hal yang sama diberhentikan sementara pada Pilkada dulu,” katanya kepada Serambinews.com, Sabtu (7/10/2017).

(Baca: Minta tak Jalankan UU Pemilu, Ini Isi Surat Intervensi DPRA ke KIP)

Dia menyatakan intervensi itu terjadi karena adanya sebab akibat yaitu, pencabutan dua pasal dalam UUPA oleh UU Pemilu.

Karena itu, pihaknya akan membawa permintaan DPRA dalam rapat pleno internal dan berkoordinasi dengan KPU RI untuk menjawab persoalaan tersebut.

DPRA mengintervensi komisioner KPU RI dan KIP Aceh yang meminta agar tidak menjalankan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu karena masih dalam proses sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua DPRA, Tgk Muharuddin SSosI, Sabtu (7/10/2017) mengatakan surat tersebut merupakan hasil kajian Komisi I DPRA untuk meminta KIP Aceh tidak menjalankan UU Pemilu sampai adanya putusan MK.

(Baca: DPRA Intervensi KIP Minta tak Jalankan UU Pemilu)

Permintaan serupa juga disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat di Jakarta. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help