SerambiIndonesia/

Kisah Sukses Pisang Goreng Madu Bu Nanik, Berawal Dari Ibunya Sakit Diabetes

Namun, sang Ibu meminta Nanik tidak menggunakan gula lagi karena penyakit diabetes yang dideritanya.

Kisah Sukses Pisang Goreng Madu Bu Nanik, Berawal Dari Ibunya Sakit Diabetes
Nanik Soelistiawati, pemilik usaha Pisang Goreng Madu Bu Nanik, saat diabadikan Kompas.com di tokonya di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. (Kompas.com/Kurnia Sari Aziza ) 

SERAMBINEWS.COM - Bagi Anda yang tinggal di Jakarta, khususnya Jakarta Barat, mungkin sudah tidak asing dengan kudapan pisang goreng madu Bu Nanik.

Warna pisang goreng yang hitam seperti gosong itu justru membuat banyak orang tertarik mencobanya.

Toko pisang goreng madu Bu Nanik di Tanjung Duren, Jakarta Barat, tidak pernah sepi pengunjung dan pengemudi ojek yang menerima pesanan online.

Kepada Kompas.com beberapa waktu lalu, pemilik pisang goreng madu tersebut, Nanik Soelistiowati, menceritakan bahwa dia memulai usaha pisang goreng madu secara tidak sengaja.

Baca: Kisah Sukses Bank Sampah di Kampung Lot Kala

Nanik mengawali usahanya dengan membuka usaha katering pada 1994.

"Saat itu, katering saya yang namanya Nanik Katering memberi makan siang bagi karyawan hotel di Dharmawangsa, Harris, Parklane, Ciputra, Alila, Ibis. (menyiapkan makan siang untuk) sekitar 1200-2000 orang setiap harinya," kata Nanik.

Di dalam paket makan siang itu, kata Nanik, disertakan buah-buahan seperti kelengkeng, nanas, pisang, atau lainnya.

Saat itu, Nanik mengatakan sering membuang buah pisang karena kondisinya tidak bagus.

Karena merasa sayang dibuang, akhirnya Nanik menggoreng pisang-pisang yang dianggap tidak bagus tersebut.

Halaman
1234
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help