SerambiIndonesia/

13 Ribu Pohon Siap Ditanam, Banda Aceh akan Menjadi Kota yang Rindang

Jika semua pohon itu tumbuh sempurna, tentu Kota Banda Aceh akan sejuk dan rindang.

13 Ribu Pohon Siap Ditanam, Banda Aceh akan Menjadi Kota yang Rindang
Foto KOMPAS/Zulkarnaini Masry

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ratusan relawan yang tergabung dalam Forum Kolaborasi Komunitas (FKK) bersama Museum Tsunami Aceh sudah mulai menanam pohon sejak Minggu (8/10) di pesisir pantai Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh.

Rencananya mereka akan menanam sekitar 13.000 pohon di Banda Aceh dan sekitarnya. Penanaman pohon itu akan dilakukan secara bertahap hingga Desember 2017.

(Baca: Save Seulawah Gerakkan Aksi Tanam Pohon Sesuai Bilangan Usia)  

Jika semua pohon itu tumbuh sempurna, tentu Kota Banda Aceh akan sejuk dan rindang.

Pimpinan Museum Tsunami Aceh, Almuniza Kamal SSTP MSi menyampaikan, aksi Clean Up Day dan penanaman 13.000 pohon merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan menuju puncak peringatan 13 tahun Tsunami Aceh.

“Untuk tahap awal sudah kita tanam 260 pohon dulu dan sisanya 12.740 pohon lagi insya Allah akan ditanam bertahap sampai puncak kegiatan pada 26 Desember 2017,"ujarnya.

Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Krueng Aceh berpartisipasi sebagai penyedia 13.000 bibit pohon.

(Baca: Himateta Unsyiah Bersama TNI Tanam 250 Bibit Pohon di Desa Krueng Lamkareung, Aceh Besar)

Selain di Banda Aceh, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di Sabang, Banda Aceh, dan Bireuen.
Pada hari Minggu kemarin, para peserta mengawali aksinya dengan melakukan gotong royong membersihkan Museum Tsunami.

Kemudian dilanjutkan kegiatan menanam 260 pohon di area Museum Tsunami, serta sepanjang garis pantai dari Gampong Jawa hingga Ulee Lheue Banda Aceh.

Sementara Koordinator Kegiatan, Mulyadi Gunawan menjelaskan, Indonesia Clean Up Day (ICUD) kemarin merupakan bagian dari World Clean Up Day.

Kegiatan itu dilaksanakan secara serentak di 22 provinsi di Indonesia.

Ia berharap aksi bersama lintas komunitas dapat tercipta kesadaran untuk saling menjaga kebersihan, dalam mewujudkan Banda Aceh dan Aceh Bebas Sampah 2025. (*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help