Apa Kabar Kasus Utang RSU Meuraxa? Ini yang Dilakukan Jaksa Sekarang

Penyidik menyelidiki apakah kerugian tersebut disebabkan oleh risiko bisnis atau karena kebijakan yang diambil,

Apa Kabar Kasus Utang RSU Meuraxa? Ini yang Dilakukan Jaksa Sekarang
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
ILUSTRASI -- para jaksa 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penyidik Kejati Aceh kini masih mendalami penyebab menumpuknya utang Rumah Sakit Umum (RSU) Meuraxa, Banda Aceh yang mencapai Rp 49 miliar.

Penyidik menyelidiki apakah kerugian tersebut disebabkan oleh risiko bisnis atau karena kebijakan yang diambil sehingga terjadinya tindak pidana korupsi.

(Baca: Jaksa Bidik Kasus Utang RSU Meuraxa)

"Kasus utang Rumah Sakit Meuraxa masih dalam penelitian kita," kata Aspidsus Kejati Aceh, Teuku Rahmatsyah SH MH kepada Serambinews.com, Selasa (10/10/2017).

Menurutnya, penyidik masih bekerja untuk memastikan apakah kerugian itu karena risiko bisnis atau karena kebijakan yang diambil. Perkara ini mulai ditanggani oleh jaksa sejak Mei lalu.

Rahmatsyah menyatakan hingga saat ini pihaknya belum menemukan indikasi adanya kesalahan dalam pengelolaan keuangan pada RSU Meuraxa.

Pihaknya juga masih memeriksa sejumlah pihak yang terlibat dan dokumen lainnya.

"Sejauh ini belum kelihatan kesalahannya," ujar mantan Kejari Aceh Utara ini.

(Baca: RSU Meuraxa Terutang Rp 49 M)

Sebelumnya diberitakan, RSU Meuraxa dikabarkan terlilit utang pada pihak ketiga sebesar Rp 49 miliar, termasuk tunggakan pembelian obat sekitar Rp 8 miliar.

Angka itu muncul dari total utang RSU Meuraxa kepada pihak ketiga per 31 Desember 2016 sekitar Rp 29 miliar.

Jumlah tersebut ditambah dengan utang biaya operasional rumah sakit rata-rata di atas Rp 5 miliar/bulan, terhitung Mei 2017 sudah berjalan empat bulan menjadi Rp 20 miliar.

Sehingga total utang RSU Meuraxa naik menjadi Rp 49 miliar. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved