SerambiIndonesia/

Fraksi PA: Pemerintah Pusat Kembali Bohongi Aceh

Kali ini, bukan soal mempertahankan UUPA atau judicial review Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 di Mahkamah Konstitusi.

Fraksi PA: Pemerintah Pusat Kembali Bohongi Aceh
Ketua Fraksi Partai Aceh (PA) di DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Fraksi Partai Aceh (PA) di DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky, kembali melemparkan kekecewaannya kepada Pemerintah Pusat.

Kali ini, bukan soal mempertahankan UUPA atau judicial review Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 di Mahkamah Konstitusi.

Melainkam janji Pemerintah Pusat soal pembangunan kereta api di Aceh Utara.

Baca: Ketua Fraksi PA Tuding Pusat Berniat Jahat untuk Aceh

Iskandar mempertanyakan alasan dan kebijakan pusat yang telah memindahkan gerbong kereta api Aceh ke Provinsi Sulawesi Selatan.

"Pusat kembali bohongi Aceh, ini belum beres udah main pindah-pindah saja. Sekarang sudah janji jalan tol lagi, janji-janji terus tapi tak pernah beres," kata Iskandar kepada Serambinews.com, Selasa (10/10/2017).

Iskandar menyebutkan, pembangunan kereta api Aceh merupakan janji pusat untuk Aceh, yang pembangunannya sedang dilaksanakan di Kabupaten Aceh Utara sampai ke Bireuen.

Persoalan itu juga disampaikan Iskandar dalam Rapat Akhir penyampaian fraksi-fraksi di gedung serbaguna DPRA, Banda Aceh, Senin (9/10/2017).

Baca: Selain Daftar Gugatan UU Pemilu ke MK, Ini yang Dilakukan Ketua Fraksi PA di Jakarta

"Pengadaan gerbong telah ada di Aceh Utara, tapi sangat disayangkan atas sikap Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat yang tanpa sepengetahuan masyarakat Aceh gerbong tersebut telah dialihkan untuk Provinsi Sulawesi Selatan," kata Iskandar dalam rapat tersebut.

Fraksi Partai Aceh meminta pertanggungjawaban Pemerintah Pusat dalam hal pemberian izin pemindahan gerbong kerata api tersebut.

“Belum pun dilanjutkan pembangunan, tapi gerbong sudah dipindahkan. Ini menciderai janji Pemerintah Pusat kepada Aceh. Jangan sampai kita yang menabur benih orang lain yang menikmati hasil," kata Iskandar Usman Al-Farlaky dalam pidatonya. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help