SerambiIndonesia/

Catalonia Tunda Deklarasi Merdeka, Spanyol Rapat Darurat

Hasil dari referendum itu menunjukkan, 90 persen pemilih ingin Catalonia memisahkan diri dari Spanyol.

Catalonia Tunda Deklarasi Merdeka, Spanyol Rapat Darurat
Getty Images
Catalonia akan mengumumkan referendum kemerdekaan 

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Spanyol mempersiapkan rapat darurat setelah Presiden Catalonia, Carles Puigdemont, menunda deklarasi kemerdekaan agar dapat melakukan negosiasi dengan Madrid.

AFP melaporkan, rapat kabinet itu akan digelar pada Rabu (11/10) waktu setempat dan dipimpin langsung oleh Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy.

Rapat ini diperkirakan akan membahas tanggapan atas pernyataan Puigdemont yang dalam pidato penundaannya menyiratkan akan tetap memegang "mandat rakyat agar Catalonia menjadi republik independen."

Rajoy sendiri mengatakan, ia akan menggunakan semua kekuatannya untuk mencegah kemerdekaan. Ia bahkan sempat menyiratkan kemungkinan menggunakan konstitusi yang dapat memecat pemerintah Catalonia.

Ia juga terus menekankan bahwa Spanyol tidak akan mau berdialog sebelum Catalonia menghapuskan kampanye kemerdekaan.

(Baca: Teriakan Merdeka Membahana saat Referendum Catalonia, Bagaimana Nasib Barcelona?)

Hingga kini, Rajoy belum memberikan pernyataan. Namun, Wakil PM Spanyol, Soraya Saenz de Santamaria, sudah menanggapi pidato penundaan Puigdemont.

Menurut Santamaria, Puigdemont adalah "orang yang tidak tahu di mana ia berada, ke mana dan dengan siapa ia akan pergi."

Penundaan ini juga menuai tanggapan beragam dari warga Catalonia yang sebelumnya sudah menyumbangkan suaranya dalam referendum pada 1 Oktober lalu.

Hasil dari referendum itu menunjukkan, 90 persen pemilih ingin Catalonia memisahkan diri dari Spanyol.

Halaman
12
Penulis: faisal
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help