SerambiIndonesia/

Dua Lagi Tersangka Perencana Pembunuhan Ditangkap

Tim Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Reskrim Polres) Lhokseumawe, Rabu (9/10) malam

Dua Lagi Tersangka Perencana Pembunuhan Ditangkap
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha mengintograsi ketiga tersangka dalam kasus rencana pembunuhan warga Nisam, Aceh Utara, Selasa (10/10). 

LHOKSEUMAWE - Tim Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Reskrim Polres) Lhokseumawe, Rabu (9/10) malam, berhasil menangkap dua lagi tersangka kasus dugaan upaya pembunuhan terhadap Yusuf alias Ayah Sop Nisam, warga Nisam, Aceh Utara. Kedua tersangka itu adalah IS (45) dan SA (24), warga Nisam. Dengan demikian, sudah tiga tersangka yang diamankan polisi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tersangka yang lebih dulu diringkus polisi adalah Ad (52), warga Kuta Makmur, Aceh Utara, pada Kamis (4/10) malam. Ia ditangkap atas tuduhan merencanakan pembunuhan bersama teman-temannya (IS dan SA) terhadap Yusuf karena merasa sakit hati. Rasa sakit hatinya muncul karena banyak lembu yang ia pelihara mati dan ia menduga kematian sapi itu akibat diracuni korban. Sedangkan korban memastikan tidak pernah meracun lembu yang dipelihara para tersangka.

Terungkap juga bahwa dalam upaya membunuh Yusuf, para tersangka sempat membayar seorang pembunuh bayaran. Namun, dalam kasus ini, pria yang diminta para tersangka untuk membunuh korban hanya dijadikan saksi saja oleh penyidik.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha kemarin menyebutkan, saat melakukan pencarian tersangka, polisi pada Rabu malam mendapat informasi bahwa kedua tersangka sedang berada di kawasan Nisam. Kasat Reskrim pun bersama timnya langsung bergerak ke lokasi. “Tak lama kemudian, kita berhasil menangkap kedua tersangka,” ungkap AKP Budi Nasuha.

Setelah kedua tersangka ditangkap, lanjut Budi Nasuha, ada beberapa fakta baru yang terungkap. Misalnya, para tersangka akan membayar pembunuh bayaran itu sebesar Rp 20 juta, bukan Rp 10 juta. Namun, uang muka yang diberikan kepada orang suruhan itu baru Rp 3 juta.

Fakta penting lainnya, ternyata ada satu orang lagi, yakni A yang diduga terlibat dalam konspirasi rencana pembunuhan itu. Dialah yang diduga menyuruh ketiga tersangka untuk membunuh Yusuf.

Menurut AKP Budi , ketiga tersangka selama ini memelihara lembu milik A. Karena diduga Yusuflah yang meracuni lembu mereka, maka A meminta agar ketiga tersangka membunuh Yusuf. “Bahkan A memberikan tiga lembunya, masing-masing satu lembu kepada tersangka untuk dijual dan uangnya digunakan untuk biaya membunuh Yusuf. Jadi, A yang kita curigai sebagai dalang pembunuhan itu masih kita buru sampai dapat,” demikian AKP Budi. (bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help