SerambiIndonesia/

Mengerikan, Seorang Perempuan Diperkosa, Dicambuk, lalu Dipenggal dengan Parang oleh Militan

Kekerasan mematikan itu terjadi tak lama setelah kepala suku atau pemimpin lokal di wilayah Luebo tewas akibat serangan oleh pasukan pemerintah.

Mengerikan, Seorang Perempuan Diperkosa, Dicambuk, lalu Dipenggal dengan Parang oleh Militan
KOMPAS.COM
Seorang perempuan di Republik Demokratik Kongo (RDK) ditelanjangi, diperkosa, dan dicambuki sebelum dipenggal kepalanya oleh militan yang kemudian meminum darahnya. 

SERAMBINEWS.COM, KINSHASA – Seorang perempuan di Republik Demokratik Kongo (RDK), diperkosa dan dicambuk sebelum dipenggal oleh militan yang meminum darahnya di depan massa.

Tindakan keji, yang tidak berperikemanusiaan itu juga didukung oleh massa warga yang marah.

Pemicunya adalah soal sepele, yakni korban menyuguhkan ikan kepada para pemberontak.

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (11/10/2017), selain pantang makan ikan dan daging, para pemberontak juga tidak mandi atau cuci selama bertempur melawan pasukan pemerintah.

Eksekusi itu dilakukan oleh pemberontak dengan menggunakan parang.

(Baca: Militer Myanmar dan Pemberontak Rohingya Saling Serang, 100 Orang Tewas dan Ribuan Muslim Mengungsi)

Tempat kejadiannya di luar restoran milik seorang perempuan di kota kecil Luebo, RDK, yang telah direbut pemberontak lokal dari kelompok pemberontak lainnya.

Menurut para militan, mereka pantang daging atau ikan selama pertempuran.

Perempuan itu justru menyuguhkannya, yang diyakini dapat melemahkan kekuatan mereka.

Kekerasan mematikan itu terjadi tak lama setelah kepala suku atau pemimpin lokal di wilayah Luebo tewas akibat serangan oleh pasukan pemerintah.

Halaman
12
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help