SerambiIndonesia/

PSI dan Perindo Serahkan Berkas ke KIP Banda Aceh

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia Banda Aceh dan DPD Partai Persatuan Indonesia

PSI dan Perindo Serahkan Berkas ke KIP Banda Aceh
KETUA DPD Perindo Banda Aceh, Iskandar (kanan) didampingi Ketua DPW Perindo Aceh, Hamdani Hamid (dua kiri) menyerahkan berkas persyaratan sebagai peserta Pemilu 2019 ke KIP Banda Aceh, Selasa (10/10). 

BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia Banda Aceh dan DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Banda Aceh, menyerahkan berkas persyaratan verifikasi sebagai calon peserta Pemilu 2019 ke KIP Banda Aceh, Selasa (10/10). Sementara pendaftaran telah dilakukan tingkat pusat.

Berkas persyaratan diserahkan pada waktu berbeda dan diterima oleh Ketua KIP Banda Aceh, Munawarsyah. Penyerahan berkas dari PSI dilakukan oleh Sekretaris DPD, Rudi Rahmadani sedangkan dari Perindo diserahkan oleh Ketua DPD, Iskandar yang turut didampingi Ketua DPW Perindo Aceh, Hamdani Hamid.

Berkas dua partai baru yang diantar merupakan salinan daftar lampiran 1 Model F2 Parpol, Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk disesuaikan dengan data yang ada di sistem informasi partai politik (sipol) Komisi Pemilihan Umum (KPU). PSI menyerahkan 267 lembar KTA sedangkan Perindo menyerahkan 848 lembar KTA.

Ketua KIP Banda Aceh Munawarsyah menyampaikan setelah menerima berkas yang diberikan pihaknya langsung mengecek kesesuaian antara data yang diberikan dengan data Sipol. Apabila adanya kesamaan antara data yang diberikan dengan data Sipol, maka KIP akan memberikan tanda terima kepada partai tersebut.

Munawar menyampaikan sejak dibuka pendaftaran pada 3 Oktober lalu baru dua partai yang menyerahkan berkas persyaratan verifikasi kepada KIP Banda Aceh. Sementara batas akhir pada 16 Oktober atau enam hari lagi. Karena itu, Munawar meminta kepada partai politik untuk segera menyerahkan berkas persyaratan sebelum batas akhir.

“Penyelengagra sudah siap untuk menerima parpol menyampaikan salinan KTA, KTP, dan model F2 Parpol. Kita harapkan waktu yang tersisa enam hari ini bisa dimanfaatkan untuk segera mendaftar. Jika mendaftar dihari terakhir dikhawatirkan tidak terlayani dengan baik,” pungkas Munawar.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help