SerambiIndonesia/

6 UKM Binaan Disperindag Aceh Ikut TEI di Tangerang

Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh ikut berpartisipasi

6 UKM Binaan Disperindag Aceh Ikut TEI di Tangerang
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo mendatangi salah satu stan UKM Aceh dalam acara Trade Expo Indonesia ke-32 tahun 2017 di ICE Bumi Serpong Damai Tangerang, Banten, Rabu (11/10) 

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh ikut berpartisipasi dalam kegiatan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-32 tahun 2017 di Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang Selatan, Banten, 11-15 Oktober 2017.

Enam Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan Disperindag Aceh ikut berpartisipasi, keenam UKM tersebut memamerkan hasil karya atau produksi usaha mereka dalam pameran berskala nasional dan internasional tersebut. Adapun keenam UKM binaan Disperindag Aceh itu adalah, Rakan Furniture, Kraftologi, Salman Rotan, Ija Kroeng, Batik Zeans, dan Yuyun Bordir.

Kadisperindag Aceh, Asmauddin, kepada Serambi kemarin mengatakan, keenam UKM binaan pihaknya itu berhak untuk memamerkan produk mereka dalam TEI 2017, karena lolos seleksi dilakukan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia beberapa waktu lalu. “Mereka sudah ikut seleksi dan lulus, maka dipercayakan untuk ikut berpartisipasi dalam acara ini,” kata Asmauddin, Rabu (11/10) melalui sambungan telepon.

Asmauddin mengatakan enam stan UKM Aceh itu sangat mendapat perhatian para pengunjung lokal, nasional, dan internasional. Bahkan katanya, usai pembukaan kemarin, Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama rombongan turut singgah dan tertarik dengan produk-produk UKM binaan Disperindag Aceh tersebut.

“Alhamdulillah, produk kita diminati oleh Pak Presiden dan Ibu Negara, keduanya ikut melihat-lihat produk di stan kita. Para owner UKM dari Aceh juga turut berbincang-bincang dengan Presiden dan Ibu Negara dalam kesempatan itu,” kata Asmauddin.

Ia juga menyebutkan, TEI ke-32 tahun 2017 kali ini mengangkat tema “Global Partner for Sustainable Resorces”, artinya produk-produk yang dipamerkan sebagian besar mengedepankan kepatuhan terhadap standar internasional, terutama dalam aspek lingkungan dan sosial. “Selain menjual produk ekspor, melalui TEI ini diharapkan komunitas bisnis Internasional menyaksikan berbagai pembaruan dan modernisasi yang berujung pada meningkatnya kemudahan berbisnis dan berinvestasi di Indonesia,” kata Asmauddin.

Dalam pameran TEI ke-32 ini, kata Asmauddin, panitia menghadirkan 1.000 lebih perusahaan nasional sebagai peserta pameran. Ditargetkan, produk-produk yang dipamerkan oleh perusahan ataupun UKM dari seluruh Indonesia itu dapat mendatangkan 16.000 pengunjung dengan target transaksi US$ 1,1 miliar. (dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help