SerambiIndonesia/

Tafakur

Miskin Hati

Dan barangsiapa membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam

Miskin Hati

Oleh: Jarjani Usman

“Dan barangsiapa membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam, ia kekal di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya” (QS. an-Nisa’: 93).

Di zaman sekarang ini, banyak orang berani melakukan perbuatan berdosa besar seperti membunuh orang lain. Hanya dengan imbalan sedikit dari orang yang menyuruhnya, sebahagian orang melakukan apa yang sangat dilarang Allah. Misalnya, hanya dengan ongkos yang hanya cukup untuk hidup sebulan di dunia, tega melakukan perbuatan yang dimurkai Allah. Itulah tanda orang-orang yang sedang dirundung kemiskinan ganda: miskin harta dan miskin hati.

Orang-orang yang miskin harta tetapi kaya hati akan cenderung mempertimbangkan matang-matang apa yang patut dan tak patut dilakukan di dunia ini. Meskipun miskin harta di dunia bukan berarti harus mengorbankan cita-cita besar, yaitu hidup kaya di akhirat yang abadi. Dan kekayaan itu insya Allah akan diperoleh dengan usaha-usaha yang penuh kesabaran hingga waktunya tiba.

Namun kalau miskin harta yang ditambah dengan miskin hati, maka hidup ini akan dikuasai oleh hawa nafsu. Tak ada pertimbangan hati saat merencanakan sesuatu. Akibatnya, bukan hanya ketidaksenangan hidup di dunia yang diperoleh, tetapi juga kesengsaraan yang teramat sangat di akhirat kelak. Sebagaimana disebutkan dalam Alquran, orang yang membunuh seorang mukmin akan kekal di neraka Jahannam.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help