SerambiIndonesia/

Razia Busana di Banda Aceh: Pelanggar Pria Meningkat, Perempuan Menurun

“Kali ini jumlah laki-laki yang terjaring sangat banyak, rata-rata mereka memakai celana pendek karena mengaku pulang dari pasar,

Razia Busana di Banda Aceh: Pelanggar Pria Meningkat, Perempuan Menurun
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
Sebanyak 65 pelanggar terjaring dalam razia penegakan syariat islam, Kamis (12/10/2017) di Jalan Teuku Nyak Arief, Lamnyong, Banda Aceh. 

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 65 pelanggar terjaring dalam razia penegakan syariat Islam, Kamis (12/10/2017) di Jalan Teuku Nyak Arief, Lamnyong, Banda Aceh.

Razia itu dilaksanakan secara bersama oleh Satpol PP WH, polisi, dan TNI.

Dalam razia beberapa pengguna jalan yang terindikasi melanggar diminta menepi, kebanyakan perempuan yang melanggar karena menggunakan celana ketata dan jilbab yang tidak sesuai syar’i terdapat 42 pelanggar perempuan dan 23 pelanggar laki-laki.

(Baca: Wali Kota Langsa Pimpin Razia Pakaian Ketat)

Kasatpol PP dan WH Aceh Dedy Yuswadi melalui Plt Kasi Operasi Dan Pengawasan Syariat Islam, Nasrul Miadi SAg kepada Serambinews.com mengatakan, dalam razia kali jumlah pelanggar laki-laki justru meningkat dari jumlah biasanya.

“Kali ini jumlah laki-laki yang terjaring sangat banyak, rata-rata mereka memakai celana pendek karena mengaku pulang dari pasar, pulang melaut, dan ada yang pergi kerja ke bengkel,” ujarnya.

Menurutnya, secara keseluruhan jumlah pelanggar syariat terus menurun. Hal itu menunjukkan jika banyak masyarakat sudah memahami pakaian yang sesuai syariat.

(Baca: Terjaring Razia Busana Muslim, Sejumlah Pria Mendapat Kain Sarung Gratis)

Warga yang terjaring razia itu diberi pembinaan oleh petugas. Kemudian bagi yang memakai celana pendek dan ketat diminta memakai kain sarung yang disediakan petugas.

Sedangkan yang menggunakan jilbab akan diminta ganti dengan jilbab yang syar’I, yang diberikan secara gratis. (*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help