SerambiIndonesia/

Waspadai Gepeng di Lingkungan Anda, Segera Laporkan ke Nomor Ini!

Bagaimana tidak, Cut Halimatusakdiah (24) dihipnotis seorang pria yang meminta sumbangan lalu menyekapnya di dapur.

Waspadai Gepeng di Lingkungan Anda, Segera Laporkan ke Nomor Ini!
SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
ILUSTRASI -- Aksi penertiban gepeng. 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Perampokan yang dilakukan seorang peminta sumbangan terhadap ibu muda di Gampong Meunasah Manyang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Rabu (11/10/2017) benar-benar menyesakkan dada.

Bagaimana tidak, Cut Halimatusakdiah (24) dihipnotis seorang pria yang meminta sumbangan lalu menyekapnya di dapur.

Korban diseret dan diikat di dapur, seisi kamarnya diobrak-abrik hingga 7,5 mayam emas dan uang Rp 2,5 juta raib dibawa kabur pelaku.

(Baca: Mestinya Gepeng tak Berkeliaran)

Guna mengantisipasi agar kejadian tersebut tidak terulang, warga Kota Banda Aceh diingatkan untuk mewaspadai gelandangan dan pengemis (gepeng) yang berkeliaran di permukiman.

Plt Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Dody Haikal SStp kepada Serambinews.com, Kamis (12/10/2017) mengatakan, rasa kepedulian dan kebersamaan antarwarga perlu diperkuat agar perampokan itu tak terjadi lagi.

“Warga harus care terhadap lingkungan tempat ia tinggal. Selain itu, petugas Kamtibmas gampong juga harus lebih proaktif,” ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan Kepala Satpol PP Banda Aceh, Yusnardi SSTP MSi yang menyebut aktifitas gepeng bisa berujung pada tindak kriminal.

(Baca: 100 Gepeng Aceh Dapat Modal Usaha)

Menurutnya, banyaknya warga kota yang beraktivitas di luar rumah pada siang hari, dapat dijadikan peluang bagi oknum yang berniat jahat.

“Warga harus selalu waspada saat rumah dalam keadaan sepi,” ujarnya, dan menyebut pemasangan CCTV di rumah merupakan langkah preventif yang sangat baik.

Sebagai tindakan antisipatif, Yusnardi mengimbau warga untuk melaporkan aktifitas gepeng maupun tindak tanduk mencurigakan di lingkungannya lewat call center 081219314001 dengan layanan 24 jam.

“Perilaku gepeng baik di jalanan, kafe, fasilitas umum,  dan rumah warga tidak dibenarkan. Hal ini sesuai dengan Perwal Nomor 11 Tahun 2017 Pasal 35 Ayat 1,” jelas Kasatpol PP Banda Aceh itu. (*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help