SerambiIndonesia/

Aparat Amankan Pukat Tripang

Polisi Khusus Perikanan dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil

Aparat Amankan Pukat Tripang
Barang bukti perahu yang digunakan memukat kolong diamankan di belakang Dinas Perikanan Aceh Singkil, Kamis (12/10). 

* Delapan Pelaku Ditangkap di Tengah Laut

SINGKIL - Polisi Khusus Perikanan dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil bersama personel Polsek Singkil Utara menangkap pukat tripang di kawasan Anak Laut Gosong Telaga, Kamis (12/10) dini hari. Setidaknya delapan warga beserta enam perahu yang sedang beroperasi berhasil diamankan.

“Tersangka yang diamankan delapan orang serta enam perahu,” kata Kepala Bidang Pengawasan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Perikanan Aceh Singkil, Chazali ST kepada Serambi kemarin. Dinas Perikanan menyebutkan pukat tripang merupakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Pukat tripang dilengkapi besi pemberat agar tenggelam ke dasar air, kemudian ditarik menggunakan boat.

Kondisi itulah menyebabkan ikan kecil serta telur ikan mati. Operasi pukat tripang dilarang Undang-undang Nomor 45 tahun 2009 atas perubahan Undang-undang 31 tahun 2004 tentang Perikanan. Pelaku yang diamankan semuanya warga Kecamatan Singkil Utara.

Yaitu AK dan JM, penduduk Desa Gostel Utara, BE MI dan HE warga Gostel Selatan, SB penduduk Ketapang Indah, IS warga Gostel Timur dan AS warga Gostel Barat. Barang bukti berupa perahu serta peralatan tripang diamankan di belakang Dinas Perikanan. Sedangkan tersangka diamankan di Mapolsek Singkil Utara.

Sementara itu operasi pemburuan terhadap pelaku pukat tripang di kawasan Anak Laut di Desa Gosong Telaga Barat berlangsung dramatis di tengah kegelapan malam. Pelaku ada yang tidak mau menyerah begitu saja ketika melihat petugas datang. Malah pelaku ada yang nekat lari dengan memacu perahu. Tembakan peringatan yang dilakukan personel polisi diabaikan.

Target pun lolos, namun identitasnya sudah diketahui. Berdasarkan informasi masih banyak pelaku yang masih menggunakan pukat tripang di wilayah itu. “Kita akan terus menggencarkan razia,” ujar Kepala Bidang Pengawasan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Perikanan Aceh Singkil, Chazali ST.(de)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help