SerambiIndonesia/

Penyedia Tempat Judi Dicambuk 24 Kali, Penjudinya 3 Kali, Masih Mau Sediakan Lapak Judi?

Ke10 pelaku judi divonis bersalah ‎oleh Mahkamah Syariah Langsa, dan terbukti melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.

Penyedia Tempat Judi Dicambuk 24 Kali, Penjudinya 3 Kali, Masih Mau Sediakan Lapak Judi?
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Seorang pelaku judi (maisir) dihukum cambuk di Langsa, Jumat (13/10/2017). 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Sebanyak 10 penjudi dan penyedia tempat judi game zone di Langsa, Jumat(13/10/2017) sore, dicambuk masing-masing 24 kali dan 3 kali.

Ke10 pelaku judi divonis bersalah ‎oleh Mahkamah Syariah Langsa, dan terbukti melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.

Eksekusi cambuk yang dilaksanakan Kejari Langsa dan difasilitasi Dinas Syariat Islam setempat, berlangsung di Lapangan Merdeka Langsa disaksikan seribuan lebih masyarakat.

(Baca: Mengerikan, Seorang Perempuan Diperkosa, Dicambuk, lalu Dipenggal dengan Parang oleh Militan)

Sesuai putusan Mahkamah Syariah Langsa Nomor 10/pen. Ms-JN/2017 TGL 12 Oktober 2017, tiga pelaku terbukti melanggar Pasal 20 Qanun Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.

Tiga penyedia tempat dan fasilitas untuk berjudi dihukum cambuk masing-masing 27 kali. Namun setelah dipotong masa tahanan pelaku dicambuk 24 kali.

(Baca: Tersangka Pembunuh Michael Ditangkap Saat Main Judi)

Ketiganya adalah JF (26) warga Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, ND (48), dan HD (28), keduanya merupakan warga Kecamatan Langsa Kota.

Sementara berdasarkan putusan Mahkamah Syariah Langsa Nomor 09/ Pen. JN/ 2017/ MS-LGS Tgl 12 Oktober 2017, tujuh pelaku maisir dikenakan Pasal 18 Qanun Aceh Nomor 6 Tentang Hukum Jinayat.

(Baca: Warga Mulai Padati Arena Cambuk 310 Kali di Lhokseumawe)

Mereka dihukum cambuk masing-masing 6 kali. Namun setelah dipotong masa tahanan hanya dicambuk 3 kali yaitu AB (55) Birem Bayeun, Aceh Timur, SH (43) warga Langsa Baro.

Kemudian MH (33) warga Birem Bayeun, Aceh Timur, RD (40) Peureulak Kota Aceh Timur, HF (40) warga Langsa Timur, EN (40) warga Aceh Tamiang, dan MD (44) warga Langsa Lama.(*)

Penulis: Zubir
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help