SerambiIndonesia/

Tafakur

Pengaruh Shalat

Ayat itu bagaikan sebuah hipotesa, yaitu seseorang yang benar dalam shalatnya akan benar pula perilaku-perilakunya

Pengaruh Shalat

Oleh: Jarjani Usman

“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar” (QS. Al Ankabut: 45).

Ayat itu bagaikan sebuah hipotesa, yaitu seseorang yang benar dalam shalatnya akan benar pula perilaku-perilakunya dalam hidup di dunia ini. Dengan kata lain, setiap shalat dilakukan, bertambah-tambah kebaikan dalam diri seseorang, yang selanjutnya berperan besar dalam mengalahkan segala keinginannya untuk berbuat keji dan mungkar.

Namun dalam kenyataannya, tak semua orang yang shalat memperoleh kebaikan tersebut dari Allah. Hal ini menunjukkan ada yang tak benar dalam diri hamba tersebut. Allah maha tahu segala isi hati hamba-hambaNya. Hamba-hamba demikian biasanya gemar menjerumuskan diri dalam kemungkaran, sehingga hatinya dipenuhi dengan noktah hitam yang menutupinya dari kebenaran. Kalau menjadi pemimpin, akan cenderung mementingkan diri sendiri dan kelompoknya dan tega membiarkan sebahagian (rakyat) yang lain teraniaya dan tak terperhatikan dengan adil. Dengan kata lain, shalat bukan membuatnya bertambah dekat dengan Allah, tetapi bertambah jauh.

Bila demikian, shalat-shalatnya hanya menjadi lambang-lambang gerakan yang hampa makna. Ceramah-ceramahnya menjadi penghias dan pemanis bibir, yang mengalir sebatas kerongkongan. Padahal dalam Alquran telah ditegur orang-orang yang berperilaku demikian: “Wahai orang-orang beriman, mengapa kamu mengatakan apa-apa yang kamu sendiri tidak melakukannya?” (QS. Ash Shaff: 2); “Mengapa kamu suruh orang lain mengerjakan kebaikan, sedangkan kamu sendiri melupakan kewajibanmu?” (QS. Al Baqarah: 144).

Namun teguran-teguran ini juga tak berpengaruh positif bagi orang-orang yang gemar berbuat keji dan mungkar. Semua itu hanya dijadikan hafalan pendukung ceramah agar dikenal pintar di kalangan orang banyak, bukan sebagai penghayatan untuk memperbaiki diri. Namun demikian, Allah masih membuka peluang untuk bertaubat, sehingga pengaruh positif shalat akan dirasakan.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help