Aksi Gayo Merdeka, Massa Naik dan Goyang-goyang Pintu Pagar Gedung DPRA

Dalam aksinya massa turut membawa spanduk dan bendera yang bertuliskan 'DPRA DAPIL IV PENGKHIANAT RAKYAT GAYO'.

Aksi Gayo Merdeka, Massa Naik dan Goyang-goyang Pintu Pagar Gedung DPRA
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Massa membakar keranda dalam aksi di depan Gedung DPRA, Banda Aceh, Kamis (19/10/2017). 

Laporan Masrizal I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sejumlah massa yang tergabung dalam Aksi Gayo Merdeka melancarkan aksi di depan Gedung DPRA, Banda Aceh, Kamis (18/10/2017).

Dalam orasinya, mereka menilai kinerja anggota DPRA dari dapil 4 belum maksimal dan lemah dalam membangun daerah dataran tinggi Gayo.

"Mereka kurang syahwat dalam bekerja. Kita antar saja mereka ke terminal pulang kampung. Kita beli tiket untuk mereka. Biar mereka minum kopi saja di kampung," teriak salah satu orator.

(Baca: Aksi Gayo Merdeka, Massa Minta Anggota DPRA dari Aceh Tengah dan Bener Meriah Pulang Kampung Saja)

Seperti diketahui, ada enam anggota DPRA dari dapil 4 yaitu Ramadhana Lubis (NasDem), Bardan Sahidi (PKS), Ibramsyah (Golkar), Alidin Abu Abas (Demokrat), Ismaniar (PAN), dan Adam Mukhlis (Partai Aceh).

Dalam aksinya massa turut membawa spanduk dan bendera yang bertuliskan 'DPRA DAPIL IV PENGKHIANAT RAKYAT GAYO'. Massa juga mengusung keranda sebagai simbol protes dan membakarnya di akhir aksi.

Pemuda dan Mahasiswa gayo berunjuk rasa di Gedung DPRA Banda Aceh, mempertanyakan kinerja anggota DPRA asal Aceh Tengah dan Bener Meriah, Kamis (19/10/2017).
Pemuda dan Mahasiswa gayo berunjuk rasa di Gedung DPRA Banda Aceh, mempertanyakan kinerja anggota DPRA asal Aceh Tengah dan Bener Meriah, Kamis (19/10/2017). (SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL)

(Baca: BREAKING NEWS - Pemuda dan Mahasiswa Gayo Demo DPRA)

Massa dalam jumlah puluhan tersebut juga terlihat emosi dengan menaiki dan mengoyang-goyang pintu pagar kompleks gedung DPRA. Namun cepat dicegah oleh aparat kepolisian.

Tidak ada satupun anggota DPRA dapil 4 yang menemui massa. Setelah berorasi sekitar 20 menit, akhirnya massa membubarkan diri dengam tertib.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help