SerambiIndonesia/

Diolah Pertama oleh Suku Maya, Sejarah Cokelat Bisa Ditemukan di Indonesia

Tanaman kakao pertama kali masuk pada zaman penjajahan Belanda, tepatnya pada tahun 1880.

Diolah Pertama oleh Suku Maya, Sejarah Cokelat Bisa Ditemukan di Indonesia
Net
Cokelat 

SERAMBINEWS.COM - Suku Maya diketahui sebagai komunitas pertama yang mengolah biji kakao menjadi minuman cokelat.

Bersamaan dengan menemukan benua Amerika, penjelajah Christopher Columbus juga menemukan tanaman kakao.

Namun penjelajah yang menyadari nilai biji kakao sebenarnya adalah Herman Cortez.

Cortez yang disajikan minuman cokelat oleh Suku Aztec di Meksiko kemudian membawa biji kakao ke Spanyol.

Dari Spanyol, biji kakao dikembangkan.

Tak hanya menjadi minuman di Eropa, melainkan juga jadi hidangan lain.

Dari Eropa, kakao dan cokelat kemudian menyebar ke penjuru dunia, tak terkecuali Indonesia.

Tanaman kakao pertama kali masuk pada zaman penjajahan Belanda, tepatnya pada tahun 1880.

Saat itu kakao jenis Forastero dari Venezuela diboyong oleh Belanda untuk ditanam di Indonesia.

Perkembangan kakao yang pesat di Indonesia memicu Belanda untuk membentuk Asosiasi Perkebunan untuk membahas budidaya kakao di Tanah Air.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help