Diolah Pertama oleh Suku Maya, Sejarah Cokelat Bisa Ditemukan di Indonesia

Tanaman kakao pertama kali masuk pada zaman penjajahan Belanda, tepatnya pada tahun 1880.

Diolah Pertama oleh Suku Maya, Sejarah Cokelat Bisa Ditemukan di Indonesia
Net
Cokelat 

Tak hanya itu, Asosiasi Perkebunan semakin serius menggarap kakao dengan membentuk lembaga penelitian yang berfungsi memecahkan masalah seputar tanaman kakao, demi mendapatkan tanaman kakao yang unggul.

Tahun 1901, Cacao Profestation resmi dibuka di Salatiga.

Lembaga penelitian cokelat ini dibangun di sekitar kebun kakao.

Iurannya berasal dari para anggota Asosiasi Perkebunan.

Dari hasil penelitian, didapat tanaman kakao Djati Roenggo (DR).

Tanaman ini merupakan kakao berkualitas tinggi.

Setelah dibudidayakan, DR diterima baik di pasar Eropa dengan harga tinggi.

Pasca merdeka, Hari Kakao Indonesia ditetapkan pada tanggal 16 Oktober 1984 oleh Menteri Pertanian RI yang menjabat saat itu, Suswono.

Sampai saat ini tanaman Kakao DR1, DR2, dan DR 38 masih diakui sebagai tanaman kakao unggul di Indonesia.

Sejarah cokelat dunia tersebut dapat dibaca langsung oleh para pengunjung pameran Chocotober Fest yang berlangsung tanggal 19-22 Oktober 2017, bertempat di Mal Atrium Taman Anggrek. (*)

Berita ini telah dimuat di Kompas.com dengan judul: Sejarah Cokelat Bisa Ditemui di Indonesia.

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved