Kesal Ditilang Polisi, Oknum Pegawai Kontrak Dinas PU Rusak Jaringan Air ke Asrama Polisi

Akibat ulah oknum tersebut, mengakibatkan Asrama Kepolisian tidak mengalir, termasuk rumah Dinas Kapolres Kayong Utara.

Kesal Ditilang Polisi, Oknum Pegawai Kontrak Dinas PU Rusak Jaringan Air ke Asrama Polisi
Kolase Tribunnews
Tilang 

SERAMBINEWS.COM - Aksi yang tergolong nekad dilakukan seorang pegawai seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Oknum pegawai yang tidak disebutkan namanya ini sengaja merusak sistem pengairan di Kota Sukadana, hanya karena kesal ditilang oleh polisi.

Akibat ulahnya, selama satu minggu air tidak mengalir di Sukadana, termasuk ke kompleks asrama polisi yang ada di daerah itu.

(Baca: Ini Data 17 Korban Tabrakan Dua Bus Sempati Star di Aceh Utara)

Kepala UPT Air Bersih, Galih Tosan, mengatakan, pihaknya  mendapat laporan dari masyarakat, bahwa air sudah tidak mengalir selama seminggu.

"Menindaklanjuti laporan masyarakat, kami langsung mengecek ke lapangan guna mencari sebab. Pada saat kami menuju lokasi sumber air, kami menangkap basah oknum masyarakat yang sedang mematikan aliran air," ujar Galih saat ditemui di kantornya, Selasa (17/10/2017).

Kepala UPT Air Bersih, Galih Tosan ST bersama anggota Polres Kayong Utara mengecek aliran air bersih
Kepala UPT Air Bersih, Galih Tosan ST bersama anggota Polres Kayong Utara mengecek aliran air bersih (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FAUZI)

Dari temuan tersebut, sebut dia, pihaknya berkoordinasi dengan pihak Polres Kayong Utara untuk melakukan pengusutan lebih lanjut.

Bersama Kepolisian pihak UPT Air Bersih Kayong Utara, langsung melakukan pemanggilan kepada oknum masyarakat tersebut, yang ternyata juga merupakan Pegawai Kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum.

"Akhirnya oknum tersebut dimintai keterangannya oleh pihak Polres Kayong Utara. Dari hasil pemeriksaan awal dirinya mengakui memang sengaja melakukan hal tersebut, karena kesal kendaraan bermotor roda duanya ditilang polisi," ucap Galih.

Akibat ulah oknum tersebut, mengakibatkan Asrama Kepolisian tidak mengalir, termasuk rumah Dinas Kapolres Kayong Utara.

"Jadi oknum ini kesal, karena motornya kena tilang polisi. Akhirnya dia matikan air yang mengalir ke asrama polisi, juga rumah Dinas Polres," kata Galih. (Tribun Pontianak/Muhammad Fauzi)

Editor: Zaenal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help