Spanyol Ambil Alih Pemerintahan Catalonia, Apa yang Akan Terjadi?

Protes jalanan besar-besaran terhadap segala bentuk pemerintahan langsung Madrid juga kemungkinan besar akan terjadi.

Spanyol Ambil Alih Pemerintahan Catalonia, Apa yang Akan Terjadi?
AFP PHOTO/LLUIS GENE
Massa pendukung pro-kemerdekaan Catalonia menggelar demo di Barcelona, Spanyol, pada 21 Oktober 2017. Mereka menyerukan pembebasan dua orang pimpinan Catalonia yang ditahan pihak Madrid. 

SERAMBINEWS.COM, MADRID - Pembubaran pemerintah Catalonia dan pengambilalihan pemerintahan Catalonia oleh Spanyol, serta rencana dilangsungkannya pemilihan sela bisa jadi menawarkan cara untuk meredakan ketegangan sekarang ini yang begitu gawat.

Namun, banyak hal juga menunjukkan bahwa strategi semacam itu belum tentu bisa memberikan solusi yang nyata untuk menyelesaikan krisis. Demikian ditulis oleh James Badcock dari BBC News. 

James Badcock memaparkan, partai sayap kiri CUP telah mengisyaratkan untuk memboikot pemilihan sela wilayah itu. Pihak-pihak pro- kemerdekaan lainnya mungkin akan melakukan hal yang sama.

(Baca: Pemerintah Spanyol Segera Ambil Langkah Tegas terhadap Catalonia, Begini Bentuknya)

Protes jalanan besar-besaran terhadap segala bentuk pemerintahan langsung Madrid juga kemungkinan besar akan terjadi.

Pemimpin Catalonia, Carles Puigdemont, berjanji untuk mengadakan pemungutan suara formal di parlemen Catalonia mengenai kemerdekaan jika Spanyol mengaktifkan Pasal 155 Konstitusi.

Jika deklarasi kemerdekaan disetujui parlemen, pihak-pihak pro-kemerdekaan dapat memperlakukan pemilihan umum sebagai pemilihan majelis konstituen untuk membentuk sebuah republik baru, tahap lanjut yang ditetapkan dalam peta jalan pro-kemerdekaan.

Tokoh Kunci Pro dan Kontra Kemerdekaan Catalonia (AFP)
Tokoh Kunci Pro dan Kontra Kemerdekaan Catalonia (AFP) 

Dengan asumsi keterlibatakan semua pihak, para pemilih akan dianggap memperlakukan pemilu sebagai pemungutan suara mengenai kemerdekaan secara de facto. Jika hasilnya kembali dimenangkan separatis, sulit untuk membayangkan bagaimana konflik ini akan berakhir. 

Apa yang akan terjadi pada para pemimpin Catalonia?

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa krisis tersebut menampakkan kemunafikan Barat, yang mendukung sejumlah gerakan separatis tapi menolak gerakan separatis lain.

Halaman
123
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help