Hikmah Wakilah Buka Cabang di Uleekareng

PT BPR Syariah Hikmah Wakilah membuka Kantor Cabang di Jalan T Iskandar Nomor 19, Lamglumpang, Simpang

Hikmah Wakilah Buka Cabang di Uleekareng
PEMIMPIN Umum Harian Serambi Indonesia, H Sjamsul Kahar (kiri) berfoto bersama dengan Direktur Utama Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Hikmah Wakilah Banda Aceh, Sugito yang didampingi Direktur Operasional, Rusli dan Komisaris Utama, T Safir Iskandar Wijaya serta Komisaris, Irfan Sofni sambil memperlihatkan plakat penghargaan nasional dari majalah Infobank (golden award), saat berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia, di Meunasah Manyang Pagar Air, Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (17/10). 

BANDA ACEH - PT BPR Syariah Hikmah Wakilah membuka Kantor Cabang di Jalan T Iskandar Nomor 19, Lamglumpang, Simpang Tujuh, Uleekareng, Banda Aceh, Selasa (24/10). Kantor cabang yang diresmikan oleh Wakil Wali Kota (Wawalko) Banda Aceh, Zainal Arifin ini juga menerima pembayaran PLN, PDAM, telpon, speedy, token listrik, dan lainnya.

Dalam sambutannya, Zainal menyambut baik pembukaan kantor Cabang BPR Syariah Hikmah Wakilah itu. “Ini juga membuktikan bahwa kondisi Aceh, khususnya Banda Aceh sangat kondusif bagi iklim investasi. Oleh karena itu, para investor jangan ragu menanamkan sahamnya di Banda Aceh,” ujarnya.

Wawalko juga mengapresiasi program ‘jemput bola’ yang dilakukan BPR Syariah Hikmah Wakilah terhadap para nasabahnya. Hal tersebut, dikatakan, dapat meminimalisir praktik rentenir yang masih mengincar masyarakat, terutama pengusaha UMKM.

Direktur Utama BPR Syariah Hikmah Wakilah, Sugito menyebutkan dengan peresmian kantor cabang tesebut, maka hingga kini, Hikmah Wakilah memiliki lima jaringan kantor terdiri atas satu kantor pusat di Peunayong, dua kantor cabang di Lambaro, dan Uleekareng, dua kantor kas di Keutapang dan Darussalam, serta satu layanan mobil kas keliling.

Dikatakan, pada kantor cabang yang baru diresmikan itu selain menerima pembayaran PLN, PDAM dan lainnya, juga melayani tabungan serta layanan antar jemput, dan deposito bagi hasil lebih tinggi dari bank lain.

Sementara untuk pembiayaan modal usaha yang dapat diajukan nasabah maksimal Rp 500 juta. “Rata-rata Rp 300 juta, Rp 400 juta, dan Rp 500 juta itu sudah memiliki tingkat analisa kelayakan,” sebutnya.

Kepala Subbagian IKNB dan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, Amrin Hasdi dalam sambutannya mengharapkan industri keuangan syariah dapat memperluas akses terhadap produk layanan keuangan syariah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Hal utama diharapkan dapat memberikan kontribusi laba kepada kantor pusat. Untuk itu diperlukan komitmen dari kacab dan karyawan untuk bekerja secara maksimal,” sebutnya.

Peresmian Kantor Cabang BPR Syariah Hikmah Wakilah Uleekareng ini juga dihadiri Pemimpin Umum Harian Serambi Indonesia, H Sjamsul Kahar, Dirut Bank Aceh Syariah, Busra Abdullah, perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Ar-Raniry, Syamsul Rijal, Kepala Baitul Mal Banda Aceh, Safwani Zainun, perwakilan Masyarakat Ekonomi Syariah, Asbisindo, direksi BPR dan BPR Syariah, serta perwakilan industri keuangan bank dan non bank di Banda Aceh. (una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help