Hutan Lut Tawar Terbakar

Kawasan hutan damar di seputaran Danau Lut Tawar, Aceh Tengah mulai terbakar dengan beberapa titik

Hutan Lut Tawar Terbakar
API melahap kawasan hutan serta sebagian lahan milik warga di kawasan Ayangan, Kebayakan, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (24/10). 

* Hujan Gerimis Redakan Api

TAKENGON - Kawasan hutan damar di seputaran Danau Lut Tawar, Aceh Tengah mulai terbakar dengan beberapa titik api di tebing terjal. Diperkirakan area yang terbakar sekitar puluhan hektare, tetapi sulit dipadamkan, seperti di Dusun Lelabu, Kampung Mendale, serta Kampung Ayangan, Kecamatan Kebayakan, dimana api masih melahap sebagian kawasan hutan.

Kebakaran diduga akibat cuaca panas yang melanda kawasan Aceh Tengah sejak dua pekan terakhir ini. Kebakaran bukan hanya melahap semak belukar, namun menghanguskan beberapa batang pohon damar yang ada di seputaran Danau Lut Tawar, tetapi pada Selasa sore, hujan gerimis turun, sehingga kobaran api juga mulai reda.

Lokasi kebakaran yang sulit dijangkau karena berada diantara tebing terjal sehingga api tidak bisa dipadamkan. Ditambah dengan tiupan angin, membuat kobaran api dengan cepat menjalar melahap semak-belukar yang ada diantara batang pohon damar.

“Sudah ada empat titik api di seputaran danau, sebagian bisa dipadamkan, tetapi kali ini sulit, karena lokasinya sulit dijangkau,” kata seorang petugas dari Resort Pengelolaan Hutan Lut Tawar, Kurnia kepada Serambi, Selasa (24/10).

Kurnia yang ditemui di Dusun Lelabu, Kampung Mendale yang didamping personel Babhinkamtibmas hanya mampu menatap kobaran api yang terus melahap hutan damar di kawasan itu. “Di samping lokasi sulit dijangkau, peralatan pemadaman masih minim dan kami sudah berupaya memadamkan api, namun belum berhasil,” ujarnya.

Disebutkan, kobaran api yang terus meluas dikhawatirkan akan menjalar ke area perkebunan milik warga, apalagi kobaran api yang terus membesar. “Cuaca panas sejak dua minggu ini, sehingga gampang sekali tersulut api,” jelas Kurnia.

Titik api yang terus meluas di sejumlah titik di seputaran Danau Lut Tawar, Selasa (24/10) sore, sekira pukul 17.00 WIB, perlahan mulai berkurang seiring turunnya hujan gerimis. Namun, kepulan asap masih terlihat di sejumlah titik.

Dilansir sebelumnya, kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Aceh Tengah, sejak sepekan terakhir mulai memasuki musim panas sehingga bisa memicu terjadinya kebakaran lahan. Untuk itu, masyarakat diminta agar mewaspadai terjadinya kebakaran lahan maupun hutan dengan cara mengurangi aktifitas yang bisa mengundang terjadinya kebakaran.

Salah satu daerah yang kerap dilahap si jago merah setiap musim kemarau, seperti di seputaran Danau Lut Tawar yang pegunungannya ditumbuhi dengan hutan damar serta semak belukar. Kondisi rerumputan yang mudah tersulut api, sehingga sangat rawan terjadinya kebakaran. Kebakaran bukan hanya melahap kawasan hutan, namun lahan milik warga juga tak luput dari amukan di jago merah.

Camat Lut Tawar, Agus Kasim mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi terjadinya kebakaran hutan karena kondisi cuaca yang mulai panas. Untuk itu, aktivitas yang berpotensi mengundang kebakaran bisa dikurangi. “Aktivitas dimaksud, seperti membersihkan lahan dengan cara dibakar. Kalaupun mesti dibakar harus dijaga,” kata Agus Kasim, Rabu (18/10).

Lebih lanjut disebutkan, salah satu upaya untuk menghindari terjadi kebakaran hutan, perlu adanya keterlibatan masyarakat agar bisa bersama-sama menjaga kondisi hutan tetap terjaga dari kebakaran.(my)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved