Proses Cambuk Kasus Zina di Lhokseumawe, Dua Terpidana Sempat Minta Berhenti, Ini Penyebabnya

Dari lima terpidana cambuk, dua diantaranya sempat meminta algojo menghentikan sementara hukum cambuk karena merasa sakit

Proses Cambuk Kasus Zina di Lhokseumawe, Dua Terpidana Sempat Minta Berhenti, Ini Penyebabnya
Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Rabu (25/10/2017) siang menggelar hukum cambuk terhadap lima terpidana yang melanggar hukum jinayat di halaman Majsid Islamic Center Lhokseumawe. 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Rabu (25/10/2017) siang menggelar hukum cambuk terhadap lima terpidana yang melanggar hukum jinayat di halaman Majsid Islamic Center Lhokseumawe.

Dari lima terpidana cambuk, dua diantaranya sempat meminta algojo menghentikan sementara hukum cambuk karena merasa sakit.

Kedua terpidana tersebut, Ridwan kasus zina.

Baca: Besok Siang di Lhokseumawe, Terpidana Dicambuk 405 Kali, Ini Perkaranya

Dia dicambuk sebanyak 100 kali.

Awalnya terpidana terlihat santai.

Namun memasuki hitungan 80, dia pun minta berhenti.

Setelah diperiksa medis, cambuk dilanjutkan.

Namun memasuki hitungan 90, kembali dia minta berhenti kedua kalinya.

Baca: Penyedia Tempat Judi Dicambuk 24 Kali, Penjudinya 3 Kali, Masih Mau Sediakan Lapak Judi?

Sama, setelah diperiksa medis, dia kembali dicambuk sampai hitungan 100 kali.

Kedua, Arifal, dia dicambuk 117 kali yang juga terlibat dalam kasus zina.

Saat prosesi cambuk memasuki hitungan 50, dia langsung meminta berhenti karena sakit.

Setelah diperiksa medis, akhirnya cambuk bisa dilanjutkan hingga tuntas.(*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved