Heboh Prostitusi Online, Awas! Ini Ancaman Wali Kota Banda Aceh untuk Hotel yang Langgar Syariat

Penindakan akan dilakukan mulai dari teguran, mencabut izin usaha, hingga menghentikan operasional.

Heboh Prostitusi Online, Awas! Ini Ancaman Wali Kota Banda Aceh untuk Hotel yang Langgar Syariat
IST
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman berbicara di hadapan jamaah saat meresmikan Majelis Zikir dan Pengajian Gemilang (MZPG) di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Kamis (7/9/2017) malam. 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman SE AK MM mengancam akan mencabut izin operasional terhadap holte-hotel yang melanggar aturan syariat Islam.

Namun sebaliknya, jika ada hotel yang tanpa pelanggaran syariat Islam maka akan diberikan penghargaan.

Hal itu disampaikan Wali Kota saat menggelar pertemuan dengan pengelola hotel di Banda Aceh, Jumat (27/10/2017), di Balai Kota Banda Aceh.

(Baca: Pengungkapan Prostitusi Online di Banda Aceh, Ini Penjelasan Pihak Hotel)

Dalam pertemuan itu, Aminullah Usman menuntut komitmen para pengusaha hotel dalam penegakan syariat Islam.

Ia mengatakan, jika hotel diketahui melanggar ketentuan syariat, pihaknya akan menempuh langkah tegas.

(Baca: Bongkar Prostitusi Online di Banda Aceh, Polisi Amankan Sejumlah Wanita dan Seorang Germo)

Penindakan akan dilakukan mulai dari teguran, mencabut izin usaha, hingga menghentikan operasional.

Ke depan, petugas akan kembali meningkatkan pengawasan hotel, agar tidak ada pelanggaran dan hotel di Banda Aceh akan benar-benar islami.

(Baca: Jangan Robohkan ‘Tiang’ Islam)

Aminullah mengatakan, Pemko Banda Aceh sangat mendukung berkembangnya perhotelan di Banda Aceh, apalagi keberadaan hotel sangat mendukung kemajuan pariwisata.

Tapi ia meminta para pengusaha hotel di Banda Aceh harus menghargai kearifan lokal, yaitu penegakan syariat Islam yang harus dipatuhi.

“Hotel memiliki peran penting dalam program wisata Islami, tapi harus mampu menyesuaikan diri dengan visi misi Pemko,” tegas Wali Kota.(*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved