Tak Selesai 15 Desember, Kontrak Proyek Diputus

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, menegaskan setiap proyek yang didanai dengan APBA/dana otonomi khusus

Tak Selesai 15 Desember, Kontrak Proyek Diputus
GEBERNUR Aceh Irwandi Yusuf, didampingi Wakil Bupati Simeulue Adridawati Darmili, meninjau sejumlah proyek yang didanai dari APBA/Otsus 2017, Rabu (25/10). 

* Penegesan Gubernur di Simeulue

SINABANG - Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, menegaskan setiap proyek yang didanai dengan APBA/dana otonomi khusus (otsus) tahun anggaran 2017 harus tuntas pada 15 Desember 2017. Apabila tidak selesai pada tanggal tersebut, maka rekanan proyek akan di-blacklist atau diputuskan kontrak kerjanya.

Hal itu disampaikan Irwandi Yusuf ketika meninjau realisasi proyek APBA/otsus di Simeulue, Rabu (25/10) kemarin.

Di hadapan para pejabat satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) di wilayah itu, Irwandi menjelaskan, dengan masa waktu kurang lebih 50 hari lagi, setiap proyek yang masih lamban realisasinya harus dipacu pekerjaannya di lapangan. “Sisa waktu kita 50 hari kerja lagi. (Tidak siap) risikonya blacklist, diputus kontrak pada 15 Desember,” kata Irwandi.

Irwandi yang turut didampingi sejumlah pejabat terkait dari provinsi, mengimbau pejabat di Simeulue untuk memprioritaskan proyek yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Misalnya, pembangunan jalan. Ini harus dituntaskan segera agar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. “Jalan, jembatan, irigasi, kalau pembangunan kantor jangan dulu,” sebutnya.

Untuk pejabat yang berkaitan langsung dengan kegiatan pembangunan, Irwandi berpesan agar berani menegur rekanan, karena masing-masing punya tanggung jawab untuk mengawasi, termasuk masyarakat Simeulue. “Harus ditolak proyek yang tidak ada DED-nya,” tandas Irwandi. DED yang dimaksud Irwandi adalah detail engineering design.

Dalam kunjungan kerjanya ke Simeulue, Irwandi Yusuf tampak geram saat mendapati ada proyek yang belum disentuh sedikit pun, tapi uang muka kerja tahap pertama sudah ditarik rekanan. Hal ini ditemukan pada proyek pengaspalan jalan yang anggarannya bersumber dari dana otsus di Simeulue.

Saat itu Irwandi Yusuf langsung memerintahkan agar rekanan tersebut diputuskan saja kontrak kerjanya. “Masyarakat mengalami kerugian imateriil kalau begini, maka di-blacklist saja rekanannya,” tegas Irwandi Yusuf.

Sebagaimana halnya di Simeulue, Gubernur Irwandi juga berkunjung ke Aceh Selatan kamarin. Tujuannya untuk memantau sejumlah pembangunan proyek menggunakan anggaran Otsus APBA 2017 di pedalaman Aceh Selatan, Kamis (26/10).

Proyek yang ditinjau itu di antaranya pembangunan jembatan Teupin Tinggi dengan nilai kontrak Rp 2.307.538.000, sebagaimana tertera pada papan informasi yang terpajang di lokasi.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved