Serambi Seremonia

Cara GSR Rayakan Milad Perdana, Gelar Syukuran dan Santuni Yatim Piatu

Organisasi ini sendiri diinisiasi oleh Aminulah Usman dan Zainal Arifin sebelum Pilkada Kota Banda Aceh tahun 2017

Cara GSR Rayakan Milad Perdana, Gelar Syukuran dan Santuni Yatim Piatu
IST
Gerakan Suara Rakyat (GSR) yang kini genap berusia satu tahun memperingati hari jadinya dengan syukuran dengan menyantuni yatim-piatu, Selasa (31/10/2017). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Gerakan Suara Rakyat (GSR) yang kini genap berusia satu tahun memperingati hari jadinya, Selasa (31/10/2017).

Dalam perayaan tersebut, GSR menggelar syukuran dengan menyantuni yatim-piatu.

"Dalam milad pertama ini, kita perkuat solidaritas anggota dengan menyantuni yatim-piatu dan membuat syukuran atas tercapainya sejumlah harapan dan cita-cita GSR," kata Ketua Umum Gerakan Suara Rakyat (GSR), Teungku Muhammad Balia di Sekretariat GSR, Gampong Baro, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

Baca: Pengumuman Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kecamatan di Kota Banda Aceh

GSR merupakan wadah untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi positif dari warga Kota Banda Aceh untuk perubahan.

Organisasi ini sendiri diinisiasi oleh Aminulah Usman dan Zainal Arifin sebelum Pilkada Kota Banda Aceh tahun 2017.

Kemudian ditindaklanjuti pembentukannya sebagai entitas berbadan hukum oleh Teungku Muhammad Balia beserta sejumlah rekan.

"Kiprah GSR dalam memberi warna positif bagi masyarakat tercatat telah genap satu tahun, momentum ini disyukuri dengan konsolidasi dan penguatan SDM tim kerja," kata Tgk Muhammad Balia.

Balia menyatakan, GSR berdiri kuat karena ditopang dengan bergabungnya sejumlah organisasi Islam dan para tokohnya.

Baca: Napi Lapas Banda Aceh Nyaris Rusuh, Ini Penyebabnya

Antara lain, Ustaz Umar Rafsanjani, Teungku Mustafa Husen Woyla dan sejumlah tokoh ormas lainnya.

GSR, lanjut Balia, akan terus mengawal dan membantu terwujudnya visi-misi Amin-Zainal sebagaimana yang sudah dikampanyekan.

"Di antara fokus GSR adalah mengawal penguatan penerapan syariat Islam berdasarkan arahan dari ulama untuk mewujudkan Banda Aceh Kota Gemilang berlandaskan Syariat Islam berazaskan ahlu sunnah wal jamaah," ujarnya. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved