Rustic Jadi Tren Interior Rumah

Sejak pertengahan tahun ini hingga sekarang, tren interior rumah sudah mulai bergeser dari shabby chic

Rustic Jadi Tren Interior Rumah
DAPUR dengan desain rustic modern yang sedang tren saat ini yang dikerjakan oleh Toscha Architecture Design and Build yang berlokasi di Jalan Pang Lateh, Merduati, Banda Aceh. 

BANDA ACEH - Sejak pertengahan tahun ini hingga sekarang, tren interior rumah sudah mulai bergeser dari shabby chic menjadi rustic. Rustic yaitu desain yang berfokus pada unsur alam dan suasana pedesaan, yang menekankan pada filosofi pegunungan dengan unsur batu dan kayu.

Executive Director Toscha Architecture Design and Build, Tuanku Warul Waliddin menyampaikan hal ini kepada Serambi, Selasa (31/10). Menurutnya, untuk pengaplikasian pada kitchen set, maka tren rustic ini menggunakan material bercorak unsur kayu pegunungan dan dinding dapur bercorak unsur batu alam.

“Untuk harganya mulai Rp 15 juta tergantung luas dapurnya. Selain itu di dapur juga bisa ditambahkan unsur pencahayaan (lighting) warm white,” jelasnya.

Sementara pada ruang tamu, material yang digunakan berupa meja dan kursi kayu dengan finishing alami. Harga yang ditawarkan, satu set sofa mulai Rp 15 juta ke atas. Sedangkan untuk kamar tidur tren rustic ini menggunakan furniture dan wallpaper bercorak batu alam, dan finishing furniture dengan kesan unsur kayu yang lebih tegas.

“Harganya mulai Rp 20 juta sudah termasuk lemari, tempat tidur, meja hias, box nakas, dan wallpaper,” kata Warul.

Menurutnya, tren rustic ini akan terus berkembang hingga 2018 dimana pemanfaatan material-material daur ulang lebih ditonjolkan. Misal penggunaan kayu palet atau kayu bekas yang diperbaharui sehingga terkesan alami dengan konsep kekinian.

“Di samping itu, ada juga pelanggan yang memadukan home interiornya dengan shabby rustic. Sedangkan untuk kantoran furniturenya lebih ke finishing warna kayu, dan penggunaan material sofanya dengan warna-warna yang cerah,” tambahnya. Informasi selanjutnya dapat dilihat di www.toscha.com atau instagram @toschainterior.

Sementara itu, Manager Danish Home Interior, Fadhil secara terpisah juga menyampaikan wallpanel yang merupakan seni arsitektur dekorasi juga sedang ngetren saat ini. Wallpanel ini memiliki jenis dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D) interior dan eksterior.

“Perbedaannya adalah apabila 2D cuttingnya tembus, sedangkan 3D tidak tembus dan lebih berbentuk,” sebutnya. Sedangkan untuk penempatannya, 2D digunakan untuk partisi ruangan, dan di dinding yang akan menghasilkan lighting yang bagus. Sementara 3D lebih ke backdop tempat tidur, belakang meja kerja, dan belakang sofa.

“Kalau untuk harganya tergantung jenis dan ketebalan materialnya mulai Rp 1,4 juta hingga Rp 2,4 juta per lembar,” sebutnya.

Selain itu, untuk pemilihan tirai rumah saat ini yang lebih diminati adalah zebra blind dengan beragam pilihan warna. Karena lebih simple dan elegan, untuk harganya mulai Rp 700 ribu/meter. Sementara untuk kantoran, banyak yang menggunakan tirai minimalis roller blinds dengan harga Rp 300-an ribu/meter.

“Kita juga ada menyediakan tirai minimalis printing, konsumen bisa bawa gambar apa saja dan kita print disini. Harganya mulai Rp 500-an ribu/meter,” demikian Fadhil yang menyebutkan info selanjutnya juga dapat dilihat di Instagram @danish_interior. (una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved