SerambiIndonesia/

Kemendagri Pastikan Registrasi Kartu Prabayar Aman dari Penyalahgunaan Data

"Nomor KK dan NIK itu tidak bisa dibuka. Cuma nyocokan saja misalnya NIK-nya ini maka KK-nya ini.

Kemendagri Pastikan Registrasi Kartu Prabayar Aman dari Penyalahgunaan Data
capture video
Jangan Sampai Diblokir! Ini Cara Registrasi kartu SIM Prabayar 

SERAMBINEWS.COM, YOGYAKARTA - Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) menegaskan registrasi ulang kartu SIM prabayar aman dari penyalahgunaan data.

Hal itu menyusul beredarnya isu bila data yang dikirim ketika registrasi ulang kartu SIM prabayar bisa diakses provider atau pihak lain untuk kepentingan tertentu.

"Perlu ditegaskan, kenapa diberikan data itu katanya bisa dibuka semua struktur keluarga itu tidak benar," ujar Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrullah, di sela-sela pembukaan Pornas Korpri, GOR Among Rogo, Kota Yogyakarta, Kamis (2/11/2017).

(Baca: Ini 3 Tahapan Pemblokiran Kartu SIM Prabayar Jika tidak Lakukan Daftar Ulang)

Zudan menjelaskan, nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (KK) yang dikirim melalui pesan singkat hanya berupa angka.

Fungsinya, untuk menyelaraskan NIK dengan nomor KK.

"Nomor KK dan NIK itu tidak bisa dibuka. Cuma nyocokan saja misalnya NIK-nya ini maka KK-nya ini. Hanya read only, tidak bisa dibuka," tutur Zudan.

Untuk bisa mengakses data yang tertera di KK, harus menggunakan jalur khusus yang hanya bisa diakses pihak tertentu.

(Baca: Tak Perlu Panik, Batas Waktu Registrasi Kartu Seluler Masih Lama Sampai Tahun Depan)

"Jalurnya khusus tidak menggunakan jalur internet pada biasanya seperti android. Seperti tol, jadi yang lewat itu hanya orang tertentu. Jadi insya Allah aman," ucap Zudan.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help