SerambiIndonesia/

Tafakur

Melarikan Diri

Pada hari itu manusia berkata: ‘Ke mana tempat berlari?’ Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung! Hanya kepada Tuhanmu

Melarikan Diri

Oleh: Jarjani Usman

“Pada hari itu manusia berkata: ‘Ke mana tempat berlari?’ Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung! Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali” (QS. Al Qiyamah: 7-12).

Gemarnya sebahagian di antara kita melakukan perbuatan-perbuatan zalim seakan-akan bisa selalu melarikan diri atau bersembunyi. Kalaupun berhasil mengelabui penegak hukum atau menyuapnya di dunia ini, bukan berarti perkara dosa kita sudah selesai. Ada saat tiada tempat melarikan diri, yaitu saat ajal menjemput dan di akhirat kelak.

Bahkan dikatakan dalam Alquran, pada hari itu semua anggota tubuh akan bersaksi sedetil-detilnya dan sejujur-jujurnya tentang apa yang telah dikerjakan dan apa saja yang telah dilalaikan. Diingatkan juga dalam Alquran, “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrahpun, niscaya dia akan mendapat balasannya, dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar zarrahpun, niscaya dia akan mendapat balasannya pula” (QS. Al-Zalzalah: 7-8).

Juga diingatkan tentang penyesalan besar kita manusia pada waktu itu. Soalnya, amal yang dibawa serta bisa habis terkuras untuk diberikan kepada orang-orang yang teraniaya oleh kezaliman. Akibatnya, pelaku kezaliman menjadi bangkrut.

Karena itu, tak perlu iri pada harta orang-orang yang suka berbuat kezaliman. Tak mungkin bisa berlari dengan harta banyak yang dimiliki dari hasil kezaliman. Bahkan harta menjadi bencana besar, karena tak bisa digunakan di jalan kebaikan.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help