Ratusan Santri Dayah di Aceh Tengah Ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba, Ini Tujuan yang Diharapkan

sosialisasi tersebut bertujuan untuk membentengi para santri dari bahaya narkoba.

Ratusan Santri Dayah di Aceh Tengah Ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba, Ini Tujuan yang Diharapkan
IST
Ratusan santri dayah di Kabupaten Aceh Tengah mengikuti sosialisasi bahaya narkoba yang¬†digelar oleh Dinas Pendidikan Dayah Aceh di Pesantren Darul Mukhlisin Bur Jimet Tan Saril Takengon, Aceh Tengah, Rabu (1/11/2017).¬† 

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Ratusan santri dayah di Kabupaten Aceh Tengah mengikuti sosialisasi bahaya narkoba.

Acara ini digelar oleh Dinas Pendidikan Dayah Aceh di Pesantren Darul Mukhlisin Bur Jimet Tan Saril Takengon, Aceh Tengah, Rabu (1/11/2017). 

Kasi Bidang Manajemen Dayah Aceh, Irwan SHI mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk membentengi para santri dari bahaya narkoba.

Baca: Sudah 7 Tahun Rumah Sakit di Aceh Tengah belum Rampung, Bupati Minta Dukungan Gubernur

Karena akhir-akhir ini telah merambah disebagian lingkungan dayah maupun pesantren.

“Santri perlu dibekali dengan pengetahuan bahaya narkoba sehingga terhindar dari penyalahgunaan barang haram tersebut,” ujarnya.

Kata Irwan, Pemerintah Aceh terus melakukan penangkalan bahaya narkoba di kalangan generasi muda dengan melakukan sosialisasi yang melibatkan tim Polda Aceh dan instansi terkait.

“Bukan saja di Aceh Tengah, di kabupaten/kota lain di Aceh juga kita lakukan hal yang sama, tujuannya generasi muda Aceh kedepan dapat terhindar dari penggunaan narkoba,” jelas dia.

Baca: Pengumuman Pembentukan Panwaslu Kecamatan Se Kabupaten Aceh Tengah

Sementara Bupati Nasaruddin ketika membuka kegiatan itu mengatakan, penyalahgunaan narkoba di tanah air terus meluas dan cenderung meningkat.

Bahkan berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukan penyalahgunaan narkoba telah memasuki fase yang cukup memprihatinkan.

“Perlu penangkalan yang lebih kuat lagi supaya penyalahgunaan narkoba tidak meluas di kalangan masyarakat, terutama di lingkungan pendidikan seperti dayah maupun pesantren,” kata Nasaruddin.(*)

Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help