Wanita Pembawa Acara di Mesir Dipenjara karena Bahas Masalah Seks di Luar Nikah di Televisi

Dia ditahan dengan tuduhan melanggar norma-norma kesopanan, dan wajib membayar denda 10.000 pound Mesir atau sekitar Rp 7,6 juta.

Wanita Pembawa Acara di Mesir Dipenjara karena Bahas Masalah Seks di Luar Nikah di Televisi
kompas.com
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM, MESIR - Seorang perempuan Mesir pembawa acara televisi dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena membahas cara-cara kehamilan di luar pernikahan konvensional.

Doaa Salah, seorang presenter di Al-Nahar TV, menanyakan apakah ada pemirsa yang pernah mempertimbangkan untuk berhubungan seks sebelum menikah.

Ia juga menyiratkan, perempuan bisa melakukan pernikahan singkat untuk mempunyai anak, kemudian bercerai.

(Baca: Korban Pelecehan Seks di RSUZA Minta Disuntik Mati)

Dia lalu ditahan dengan tuduhan melanggar norma-norma kesopanan.

Salah juga diperintahkan untuk membayar denda sebesar 10.000 pound Mesir atau sekitar Rp 7,6 juta.

(Baca: Tahukah Anda Apa yang Paling Sering Dicari tentang Seks di Internet, Ini Jawaban Google)

Pihak berwenang mengatakan bahwa perbincangan dalam program tersebut "mengancam sendi kehidupan rakyar Mesir," lapor kantor berita EFE seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Seks sebelum menikah dianggap tidak bisa diterima di Mesir yang konservatif secara sosial.

(Baca: Pesona Lain Mesir)

Dalam acaranya, Doaa Salah menyebutkan, perempuan bisa saja membayar seorang lelaki untuk menjadi suami dalam suatu pernikahan singkat dan bahwa donor sperma adalah metode yang biasa di negara-negara Barat tapi tidak di Mesir.

(Baca: Mahasiswa Aceh di Universitas Al-Azhar Mesir Kembali Raih Predikat Cumlaude)

Dia kemudian diskors sebagai pembawa acara selama tiga bulan lalu dipidana.

Doaa Salah masih bisa mengajukan banding atas vonis tiga tahun penjara itu.(*)

Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved