SerambiIndonesia/

Investasi di Aceh Semakin Mudah

Pemerintah Aceh terus berupaya menggaet investor untuk menanamkan modalnya di Aceh

Investasi di Aceh Semakin Mudah
ISKANDAR, Kepala DPMPTSP Aceh 

* Izin Prinsip Bisa Selesai 1 Hari

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh terus berupaya menggaet investor untuk menanamkan modalnya di Aceh. Upaya itu juga dibarengi dengan mempermudah pengurusan perizinan usaha yang sekarang sudah bisa diurus secara online lewat Sistem Aplikasi Perizinan Aceh (SAPA).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Ir Iskandar MSc, menyatakan, saat ini berinvestasi di Aceh semakin mudah dengan pelayanan yang diberikan. Hal ini bertujuan agar iklim investasi di Aceh semakin mengeliat.

“Untuk pengurusan izin usaha saat ini bisa lebih cepat. Seperti izin prinsip bisa selesai dalam satu hari. Sebab, bagi orang yang ingin berinvestasi, syarat utama harus ada izin prinsip, setelah itu baru izin-izin lain,” katanya kepada Serambi, Sabtu (4/11).

Dia menyatakan, selama ini proses pengeluaran izin usaha sangat lambat sehingga berdampak pada iklim investasi Aceh. Tetapi, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, melalui kebijakannya telah mengeluarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengeluaran izin.

Iskandar menjelaskan, proses pengeluaran izin sangat bervariasi, sesuai dengan izin yang diajukan calon investor. Mulai tiga jam hingga tiga bulan. “Yang kita harapkan, ketika dia mau berinvestasi sudah siap semuanya, tidak terkendala dengan izin lagi,” ujarnya.

Dengan hadirnya aplikasi SAPA, kata Iskandar, diharapkan tidak ada lagi praktik pungutan liar (pungli) oleh aparatur negara. “Jadi pengusaha dari awal sudah merasa aman. Kita harapkan akan banyak pengusaha yang berinvestasi di Aceh,” harapnya.

Iskandar juga meminta kepada masyarakat untuk memberi dukungan terhadap investor yang masuk, begitu juga dengan kementerian dan SKPA terkait. Dia mengatakan, sejak dilaunchingnya SAPA pada Selasa, 24 Oktober 2017, sudah ratusan izin usaha yang dikeluarkan. Pihaknya bisa memproses 50 perizinan per hari.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin, mengatakan, Pemerintah Aceh memiliki komitmen serius untuk mempermudah segala urusan yang menyangkut dengan perizinan bagi calon investor yang ingin menanamkan modalnya di Aceh.

“Gubernur Aceh punya komitmen, kalau memang bisa dipermudah kenapa harus dipersulit, dan yang juga selalu beliau tekankan adalah harus cepat, efisien dan transparan,” katanya kepada Serambi, kemarin.

Dia menyebutkan, Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Irwandi-Nova dari awal sudah memiliki keseriusan untuk meningkatkan pelayanan bagi calon investor untuk mendapatkan izin usahanya di Aceh. Dia juga memastikan, segala urusan perizinan di lingkungan pemerintah Aceh bebas dari pungli.

Mulyadi mencontohkan, salah satu langkah untuk memudahkan akses bagi kalangan dunia usaha, dengan menghadirkan aplikasi SAPA yang bertujuan meningkatkan pelayanan bagi calon investor dalam mendapat izin mengembangkan usaha di daerah ini.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help