SerambiIndonesia/

Usai Nyabu, Remaja Racuni Ternak  

Satu dari dua pria yang meracuni ternak usai nyabu (isap sabu) berhasil ditangkap warga Desa Kulam

Usai Nyabu, Remaja Racuni Ternak   
AHMAD UNTUNG SURIANATA, Kapolres Aceh Utara

* Satu Tertangkap, Dua DPO

LHOKSUKON – Satu dari dua pria yang meracuni ternak usai nyabu (isap sabu) berhasil ditangkap warga Desa Kulam, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara pada Jumat (3/11) sekitar pukul 20.00 WIB. Lalu, seorang pelaku yang tertangkap bernama Muhajir (19), remaja asal Desa Alue, Kecamatan Tanah Pasir diserahkan ke polisi bersama barang bukti seekor kambing yang sudah mati akibat diracuni. Sedangkan satu pria lagi berhasil kabur dengan sepeda motor. Hasil interogasi tersangka yang tertangkap, terungkap kalau pelaku berjumlah tiga orang, di mana dua lainnya sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Ada empat ternak yang mati setelah diracuni mereka. Satu ekor lembu dan tiga ekor kambing. Tapi yang baru dibawa pelaku untuk dijual cuma satu ekor. Sedangkan tiga ekor lagi ditemukan warga di lokasi setelah tersangka ditangkap,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Tanah Pasir, Iptu Asriadi kepada Serambi, kemarin.

Disebutkan, aksi itu sudah direncanakan para pelaku. Indikatornya, pada Jumat (3/11) sekira pukul 13.30 WIB, tersangka sudah memantau lokasi tempat pengembalaan ternak untuk diracuni di kawasan Desa Cibrek, Kecamatan Tanah Pasir. Tersangka menunggu lokasi itu sepi dan tak ada warga. Lalu, satu jam kemudian tersangka bersama temannya yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) langsung ke Cunda, Lhokseumawe untuk membeli racun babi.

“Setelah membeli racun, mereka menaburinya di buah pisang. Kemudian mendatangi lokasi tersebut dan melempar pisang ke arah ternak. Setelah Magrib, tersangka kembali ke lokasi itu lagi untuk mengambil satu ekor kambing yang sudah mati. Lalu kambing itu dimasukkan ke dalam goni,” jelasnya.

Lalu, lanjut Kapolsek Tanah Pasir, keduanya langsung berangkat dengan sepeda motor membawa satu ekor kambing yang telah mereka racuni. Tapi, sesampai di kawasan Desa Kulam, Kecamatan Syamtalira Aron, warga curiga dengan barang bawaan keduanya. Warga kemudian mengejar para pelaku dan berhasil menangkap Muhajir yang diboncengi temannya. Sedangkan satu pelaku lagi berhasil kabur dengan sepmor tersebut. Lalu setelah diinterogasi warga, tersangka diserahkan ke Mapolsek Tanah Pasir.

“Tersangka mengaku mencuri kambing itu setelah meracuninya usai mengisap sabu-sabu bersama temannya. Lalu petugas langsung ke lokasi dan menemukan tiga ekor ternak, dua kambing dan satu ekor lembu,” ujarnya.  Dalam proses penyelidikan terungkap fakta baru kalau pelaku dalam kasus itu berjumlah tiga orang. Dua pelaku lagi yang berhasil kabur akhirnya ditetapkan sebagai DPO.

Kapolsek Tanah Pasir, Iptu Asriadi kepada Serambi juga menyebutkan, berdasarkan hasil penyelidikan, aksi para tersangka tersebut rupanya bukan kali pertama, tapi ternyata sudah berulangkali mereka mencuri kambing di kawasan Aceh Utara dengan cara meracuninya terlebih dahulu. Tersangka mengaku sebelumnya pernah terlibat pencurian di kawasan Cot Girek, Seunuddon, dan Baktiya. “Karena itu, kasus ini akan terus kita selidiki sampai tuntas,” tegas Kapolsek Tanah Pasir.(jaf) 

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help