Gubernur: Tangkap Semua Penambang Liar

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyatakan dukungan terhadap langkah polisi menertibkan tambang emas ilegal

Gubernur: Tangkap Semua Penambang Liar
MENRISTEKDIKTI Prof Mohammad Nasir didampingi Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Rektor UTU Prof Jasman J Ma'ruf ketika meresmikan pembangunan kampus, penanaman pisang koleksi dunia, dan kuliah umum di kampus UTU di Meulaboh, Minggu (5/11). 

MEULABOH - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyatakan dukungan terhadap langkah polisi menertibkan tambang emas ilegal di sejumlah kabupaten di Aceh yang semakin merejalela. “Tangkap semua penambang liar itu,” kata Irwandi kepada wartawan di sela menghadiri kuliah umum di Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh bersama Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Minggu (5/11).

Gubernur menyatakan pihaknya sudah menyampaikan ke Polda Aceh terhadap aktivitas penambangan emas ilegal yang selama ini terjadi di sejumlah kabupaten di Aceh. Polisi sudah merespons itu melalui operasi penertiban di Kabupaten Pidie.

Ia memastikan sejumlah kabupaten lain di Aceh yang juga terdapat tambang emas ilegal akan ditertibkan dalam waktu dekat. Tambang ilegal itu tersebar antara lain di Aceh Barat, Aceh Jaya, dan Nagan Raya. “Penertiban harus dilakukan sehingga lingkungan dapat diselamatkan dari kerusakan,” kata Irwandi.

Gubernur Aceh menyatakan tim Polda Aceh kini masih terus melakukan penegakan hukum terhadap penambangan emas ilegal. “Tim Polda sedang bekerja. Tunggu saja dan tentu akan turun,” kata Irwandi.

Bupati Nagan Raya, Jamin Idram kepada wartawan ketika mendampingi Gubernur Aceh di kampus UTU menyampaikan persoalan tambang emas ilegal menjadi kewenangan provinsi. “Itu kewenanan provinsi,” katanya.

Ia menyambut positif langkah penertiban tambang ilegal yang akan dilakukan tim provinsi di wilayah Nagan Raya sehingga kerusakan lingkungan tidak semakin parah.

Data yang dihimpun Serambi, penambangan emas ilegal di Aceh Barat tersebar di Kecamatan Sungaimas, Panton Reu, dan Pante Ceureumen. Kondisi tambang ilegal semakin parah karena pengerahan alat berat yang berdampak pada kerusakan hutan dan lingkungan.

Di Nagan Raya lokasi tambang emas ilegal berada di Kecamatan Beutong. Selain penambang tradisional juga dengan alat berat yang turut diramaikan warga dari wilayah luar.

Sedangkan tambang emas ilegal di Aceh Jaya terdapat di Gunong Ujeuen. Lokasi itu ramai didatangi warga bukan saja dari Aceh tetapi juga luar Aceh. Kerusakan lingkungan dilaporkan semakin parah di kawasan tersebut.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help