Syahrizal Abbas Ketua Alumni Lemhanas Aceh

Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKA) Pusat, Jenderal (Purn) Agum Gumelar mengukuhkan

Syahrizal Abbas Ketua Alumni Lemhanas Aceh
KETUA Umum IKAL Pusat, Jenderal (Purn) Agum Gumelar melantik Prof Dr Syahrizal Abbas sebagai Ketua IKAL Komisariat Aceh, di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (4/11) malam 

BANDA ACEH - Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKA) Pusat, Jenderal (Purn) Agum Gumelar mengukuhkan Prof Dr Syahrizal Abbas MA sebagai Ketua Umum IKAL Komisariat Aceh periode 2017-2022. Pengukuhan itu di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (4/11) malam. Seperti diketahui, Syahrizal Abbas selama ini juga menjabat Direktur Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry.

Ikut hadir saat pengukuhan ini, Pangdam IM Mayjen TNI Moch Fachrudin SSos dan Wakil Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT. Adapun pengurus IKAL Komisariat Aceh lainnya yang dilantik bersamaan dengan Syahrizal adalah Wakil Ketua, Rusli Yusuf dan Wakil Ketua 1 Otto Nur Abdullah, Sekretaris, Mayor Inf Bayu Maulana dan Wakil Sekretaris, Yusri Kasim dan Bendahara Yuniazi.

“Mereka yang tergabung di wadah IKAL berwatak pejuang. Artinya, mereka selalu peduli dengan kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga IKAL mencirikan wawasan negarawan yang orientasinya demi kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadinya,” kata Agum Gumelar, seperti dikutip dalam siaran pers dikirim ke Serambi, Minggu (5/11).

Ia menjelaskan ada dua keyakinan yang patut dipedomani seluruh Keluarga Alumni Lemhanas. Pertama, mayoritas bangsa Indonesia merupakan orang yang mendambakan keutuhan bangsa dalam bingkai NKRI.

Karena itu, Agum meminta pengurus dan seluruh anggota IKAL mewaspadai setiap ada upaya memecah belah bangsa. Kedua, ikut bersama pemerintah memberi masukan atas berbagai persoalan negeri. “Tugas IKAL berani menganalisa situasi dan keadaan serta menyampaikan kepada pemerintah,” pungkas Agum.

Wakil Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT menjelaskan keberadaan IKAL begitu strategis bagi Pemerintah Aceh. Penyaluran alumni Lemhanas secara merata sangat berguna, lanjutnya, sehingga beban pembangunan di Aceh juga bisa diemban oleh alumni Lemhanas. “Keberadaan IKAL menjanjikan harapan terciptanya partnership antara Pemerintah Aceh dengan Lemhanas. Kami membutuhkan buah pikiran alumni Lemhanas untuk masukan langsung bagi pengurangan angka kemiskinan di Aceh,” ujarnya.

Prof Syahrizal Abbas MA mengatakan para alumni yang telah mendapat pendidikan Lemhanas, memiliki pola pikir integral dalam melihat dan menyelesaikan persoalan bangsa.

“Bangsa Indonesia ini besar dan majemuk. Bila tidak hati-hati dan tidak serius dalam mengelolanya akan timbul konflik yang menggerogoti nilai kebangsaan,” ungkapnya.

Kemudian IKAL juga akan menjadi kekuatan yang bersinergi bersama pemerintah dalam mendidik dan mendewasakan masyarakat yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan. “Persoalan bangsa ke depan, cukup kompleks, misalnya radikalisme dan semua aktivitas lain yang dapat melemahkan wawasan kebangsaan. Kami siap bersama pemerintah menghadapi problem tersebut,” pungkas Prof Syahrizal. (mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help