SerambiIndonesia/

Di Aceh Tamiang, Banyak Bekas Anggota PPK yang Menjabat Dua Kali Melamar Jadi Panwascam

Sejak dibuka hingga Selasa (7/11/2017), hari ini, jumlah pelamar sudah mencapai 145 orang.

Di Aceh Tamiang, Banyak Bekas Anggota PPK yang Menjabat Dua Kali Melamar Jadi Panwascam
ist

SERAMBINEWS.COM, KUALA SIMPANG -- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Aceh Tamiang membuka pendaftaran calon panitia pengawas pemilihan umum kecamatan (Panwascam) sejak 3 sampai 9 November 2017.

Sejak dibuka hingga Selasa (7/11/2017), hari ini, jumlah pelamar sudah mencapai 145 orang.

"Lelaki 96 orang, perempuan 49 orang, masih ada dua hari lagi untuk mengantar berkas pendaftaran," kata Ketua Pokja Perekrutan Panwascam, Imran SE kepada Serambinews.com, Selasa malam.

(Baca: Enam Kecamatan Ini belum Ada Pendaftar Calon Panwascam)

Selain itu, Imran juga menyebutkan ada fenomena menarik dalam perekrutan Panwascam untuk pengawasan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

"Ada indikasi mantan anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang sudah 2 kali menjabat banyak yang mendaftar menjadi calon pengawas pemilu di tingkat kecamatan," ungkap Imran.

Imran menjelaskan, dari 12 kecamatan di Aceh Tamiang, jumlah yang terbanyak mendaftar hingga hari kelima adalah Kecamatan Rantau sebanyak 33 orang.

Peringkat kedua diisi Kecamatan Karang Baru sebanyak 30 pendaftar dan peringkat ketiga Kecamatan Manyak Payed sebanyak 16 orang, dan kecamatan terendah ditempati Tenggulun sebanyak 6 orang.

"Diharapkan untuk warga Aceh Tamiang yang sudah berusia 25 tahun untuk secepatnya melengkapi berkas, untuk segera mendaftarkan diri ke kantor Panwaslu, masih ada waktu hingga tanggal 9 November," tambah Imran.

(Baca: Lowongan Kerja - Bawaslu Aceh Buka Pendaftaran Calon Anggota Panwascam, Ini Persyaratannya)

Sementara itu, dalam melakukan perekrutan Panwascam, Panwaslu Aceh Tamiang tetap melakukan pengawasan langsung ke lapangan terkait penelitian administrasi (adm) yang sedang dilakukan Komisi Independen Pemilihan (KIP) terhadap anggota dan pengurus partai politik.

"Yang diawasi adalah dugaan potensi kegandaan keanggotaan partai politik, kita ingin memastikan bahwa KIP melakukan verifikasi dengan membawa lampiran 2 model BA, adm," ujar Lindawati, Mpd, Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar lembaga Panwaslu Aceh Tamiang.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Aceh Tamiang, Ferry Irawan mengharapkan putra-putri Aceh Tamiang mengambil bagian mendaftar dalam rangka mengawasi seluruh tahapan pemilu legislatif dan Pilpres 2019. (*)

Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help