SerambiIndonesia/

KIP Temukan Kegandaan dalam Verifikasi Parlok

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh saat ini sedang melakukan verfikasi administrasi terhadap partai lokal

KIP Temukan Kegandaan dalam Verifikasi Parlok
KETUA KIP Aceh, Ridwan Hadi bersama dua komisoner lainnya menyampaikan keterangan pers di kantor KIP Aceh, terkait parlok peserta Pemilu 2019. 

BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh saat ini sedang melakukan verfikasi administrasi terhadap partai lokal (parlok) calon peserta Pemilu 2019. Dalam proses verifikasi, KIP Aceh menemukan banyak kegandaan anggota di semua parlok yang telah mendaftar sebagai calon peserta pemilu.

Hal itu dikatakan oleh Komisioner KIP Aceh, Junaidi saat diwawancarai Serambi, Senin (6/11). Menurutnya, temuan KIP Aceh dalam verifikasi administrasi beragam, seperti ganda identik, potensi ganda, ganda eksternal, anggota di bawah umur, dan dari segi pekerjaan ada yang Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Ini yang baru kita temukan saat ini dan kita masih terus melakukan verifikasi administrasi,” kata Junaidi.

Dia menjelaskan, ganda identik adalah anggota yang sama namanya serta nomor keanggotaannya disebut sampai dua hingga tiga kali. Artinya, nama yang sama dimasukkan lebih dari satu kali di kepengurusan kecamatan atau kabupaten/kota. “Ada satu partai yang identik gandanya mencapai 428 kali, misalnya nama si A disebut sampai lima kali, nama B 10 kali dan seterusnya. Ini hampir semua parlok yang kita verifikasi kita dapatkan,” sebut Junaidi.

Selanjutnya, ada juga potensi ganda, yaitu orang yang sama dengan nomor anggota yang sama juga terdapat di partai yang lain. Misalnya di partai A tersebut nama Muhammad Ali dan di partai B namanya tertulis M Ali, namun nomor keanggotaannya sama. “Ini masih potensi ganda, dan sedang diklarifikasi,” kata Junaidi.

Yang ketiga, lanjutnya, ganda eksternal, dimana nama anggota yang sama juga tersebut di partai lain. “Ini sudah bisa dipastikan memang ganda, ini berdasarkan sipol, sipol bisa membaca. Hampir semua partai kita temukan ada ganda eksternal,” katanya.

Untuk temuan yang terakhir, ada anggota partai yang di bawah umur dan terdapat juga sejumlah anggota yang bekerja sebagai PNS. Dua-duanya ini, kata Junaidi, merupakan anggota yang tidak memenuhi syarat. “Sekarang kita tunggu dulu klarifikasi dan verifikasi yang sedang dilakukan oleh KIP kabupaten/kota. Verifikasi administrasi ini akan berlangsung hingga 14 November nanti,” pungkas Junaidi.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help