SerambiIndonesia/
Home »

Opini

Opini

Satu Tahun Konversi Bank Aceh

TAHUN 2017 bank syariah di Indonesia genap berumur 25 tahun sejak bank syariah diperkenalkan pada tahun 1992

Satu Tahun Konversi Bank Aceh

Oleh Adnan Ganto

TAHUN 2017 bank syariah di Indonesia genap berumur 25 tahun sejak bank syariah diperkenalkan pada tahun 1992, yaitu Bank Muamalat. Bank ini lahir atas inisiasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Pemerintah Republik Indonesia.

Saat ini, setelah 25 tahun beroperasi, pemain bank syariah semakin ramai di pasar keuangan. Tercatat 196 bank syariah yang terdiri atas 13 bank umum syariah (BUS), 23 unit usaha syariah (UUS), dan 160 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS).

Lahirnya bank syariah telah mendorong sektor industri keuangan lainnya, seperti lembaga akademik dan komunitas masyarakat yang semakin perhatian pada perkembangan industri keuangan syariah.

Tonggak dukungan pemerintah yang mengokohkan eksistensi perbankan syariah ditandai dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Pemerintah pun telah mendirikan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang langsung dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. KNKS ini diarapkan menjadi pilar penting bagi tumbuhnya industri keuangan syariah pada masa mendatang di Indonesia.

Tahap kebangkitan
Sejauh yang kita amati, kinerja perbankan syariah mulai memasuki tahap kebangkitan setelah mengalami masa perlambatan pada beberapa tahun sebelumnya. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan pertumbuhan aset perbankan syariah per 30 September 2017 mencatat kenaikan sebesar 24,4% menjadi 379,7 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2016.

Tren munculnya pariwisata halal, makanan halal, hotel dan rumah sakit syar’i, dan lain-lain akan dapat menjadi potensi besar untuk dibiayai oleh perbankan syariah. Apabila sudah menyangkut industri halal, maka aspek dari hulu sampai hilir akan membutuhkan dukungan dari lembaga keuangan syariah.

Lalu, bagaimana gambaran bank syariah di Aceh?

Pada 6 Oktober 2016, Pemerintah Aceh genap satu tahun memiliki Bank Aceh Syariah --ditandai dengan grand launching atau peresmian-- setelah melalui debat yang berkepanjangan (hampir dua tahun) antara pemegang saham (Gubernur Aceh dan 23 bupati/wali kota) dengan tokoh Aceh lainnya.

Bank Aceh Syariah adalah hasil konversi Bank Pembangunan Daerah (BPD) secara utuh dari bank konvensional menjadi Bank Aceh Syariah yang diresmikan oleh Pimpinan OJK dan Bank Indonesia pada 6 Oktober 2016 di Banda Aceh.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help